Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan WNA Asal Malaysia

KARIMUN, GURINDAM.TV — Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun menggagalkan upaya penyeludupan dua orang WNA asal Malaysia di perairan Karimun anak pada posisi 1 ̊ 05’ 761 “ U – 103 ̊ 24’ 789” T TBK, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (25/4) sekira pukul 20.00 Wib.

Penangkapan tersebut dilakukan ketika kapal Patkamla V8 melakukan patroli di wilayah kerja Lanal Tanjungbalai Karimun dan mendapati satu unit Speedboat tanpa nama bermesin 18 PK melintas dengan kecepatan tinggi sedang mengangkut WNA bernama Mohd. Anzulami (33) dan Rusli Dahlan (45).

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan di dapati mereka masuk wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen yang legal dari Malaysia melalui jalur yang tidak resmi,” ungkap Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro dalam keterangan resminya di Pos AL Leho Tanjungbalai Karimun, Jum’at (26/4) sore.

Petugas yang juga melakukan pemeriksaan barang bawaan di atas kapal tersebut menemukan adanya alat hisap narkotika jenis sabu-sabu.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap barang yang berada di atas kapal tersebut ditemukan alat hisab sabu, dari pengakuannya mereka telah mengkonsumsi sabu saat di Malaysia,” jelasnya.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan urine terhadap dua orang WNA, Tekong hingga Anak buah Kapal (ABK).

“Hasilnya Tekong dan ABK kapal positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu,” kata dia.

Afrizal (32) yang berperan sebagai tekong dan Khairul (33) yang merupakan ABK kapal tersebut merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Kelurahan Pangke Barat, Meral Barat, Kabupaten Karimun.

“Terhadap WNA, Tekong dan ABK saat ini masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Katanya.

Selain itu, menurut keterangan kedua WNA asal Malaysia itu, mereka hanya melintas di wilayah perairan Kabupaten Karimun untuk menuju Pontianak, Kalimantan Barat.

“Dari keterangannya, mereka hanya melintas dan akan menuju Pontianak, karena kedua WNA ini mempunyai istri disana. ( Yok/ Pen )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *