BOS SWALAYAN PINANG LESTARI TANJUNGPINANG TERSANGKA

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV— Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti suatu saat akan terjatuh juga. Itulah istilah pepatah kata yang tepat untuk bos Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang.

Kecurangan AH pengusaha Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang terungkap. AH bersama 2 karyawannya terbukti melakukan kejahatan pengoplosan beras di gudang miliknya di Kampung Sumber Karya, RT 01, RW 06, Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjung pinang Timur.

Pria parlente yang selalu tampil rapi di swalayan terbesar daerah Bintan Center Tanjungpinang Timur tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tanjungpinang.

AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, Kapolres Tanjungpinang mengatakan, tersangka terbukti melakukan perbuatan tindak pidana yaitu mencampur dua merk beras secara ilegal ( Beras Roda Mas dan Beraskita,Red ) tanpa izin.

Beras yang sudah dioplos tersebut dikemas dalam bungkusan plastik seberat 5 Kilogram, kemudian diberi merk baru dengan nama Beras Bulog Premium 5 Kg.

Kapolres melanjutkan, mereka mengoplos beras dengan perbandingan 60:40. Dari aksinya tersebut, tersangka mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp 3 – 5 ribu rupiah perkantongnya.

Atas perbuatan tersangka, mereka dijerat pasal berlapis 139 ayat 1 UU RI No 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Junto Pasal 2 atau 3 PP No 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 10 Miliar.

Selain itu tersangka juga dijerat Pasal 62 Ayat 1 Junto Pasal 8 Ayat 1 Huruf a dan i UU RI No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 2 Miliar.

Dua karyawan MV, JN dan AH pengusaha Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang, tampak menghindar dari jepretan kamera awak media.

Sejumlah barang bukti diantaranya, 873 bungkus beras bertuliskan Bulog Premium 5Kg yang sudah di press, 30 bungkus beras bertuliskan Bulog Premium 5 Kg yang belum di pres, 577 karung beras 50 Kg merk Bulog, 119 karung Roda Mas 50 Kg, 5 karung brisikan plastik biasa bervolume 5 kg, 28 lembar plastik bulog primium 5 kg, serta 2 timbangan masing100 Kg dan 60 Kg disita pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengembangkan kasus ini. Ada dugaan keterkaitan pihak Bulog terhadap modus jaringan pengoplosan beras ini. ( Pit/Red )

Latest articles

Danlantamal IV Sebagai Narasumber Rapat Timpora Kepri 2020

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjugpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., bersama Asintel Danlantamal IV Kolonel...

Cabor E-sport Anambas Akan Segera Terbentuk, Para Games Akan dapat Pembinaan

ANAMBAS, GURINDAM.TV -- Game Online di Kepulauan Anambas kini kian marak dan sangat meningkat, hal itu yang mendorong beberapa pemuda di Anambas Kepri melakukan...

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si Sertijab Kapolres Tanjungpinang dan Kapolres Lingga

BATAM, GURINDAM.TV -- Serah terima jabatan Kapolres Tanjung Pinang dan Kapolres Lingga dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si bertempat...

Meras Pengemis, Empat Oknum Dinsos Batam Ditangkap Dit Reskrimun Polda Kepri

BATAM, GURINDAM.TV – Tim Opsnal Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri berhasil mengamankan empat orang Oknum yang bekerja di Dinas Sosial Kota Batam...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here