DI TANGKAP KPK, EMPAT TERSANGKA PEJABAT BPK DIMASUKIN PENJARA

Jakarta, Gurindam TV ‐‐Pemeriksaan terhadap empat tersangka kasus dugaan suap antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih dilakukan tapi penahanan terhadap mereka semua sudah dipersiapkan.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan ada tiga rumah tahanan yang dipersiapkan untuk menampung keempat tersangka, yaitu rutan Polres Jakarta Pusat, rutan Polres Jakarta Timur, dan rutan cabang KPK di Guntur.

“Tersangka SUG dan JBP ditahan di rutan Polres Jakpus, RS di rutan Polres Jaktim, dan ALS di rutan cabang KPK di Guntur,” ujar Febri saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (27/5).

Febri menambahkan penahanan terhadap empat tersangka akan dilakukan selama 20 hari, yaitu mulai 27 Mei hingga 15 Juni 2017.

Penahanan tersebut masih mungkin diperpanjang tergantung kebutuhan penyidik untuk medalami keterangan empat tersangka tersebut.

Untuk diketahui, ada empat tersangka yang ditetapkan oleh KPK dalam kasus ini. Keempatnya adalah Sugito dan JBP dari Kemendes dan ALS serta RS dari BPK.

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan kemarin pun KPK mengamankan uang lebih dari  Rp 1,22 miliar terkait dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Laode mengatakan uang yang diamankan dalam operasi itu adalah Rp40 juta, Rp1,14 miliar serta US$3.000. Dugaan suap itu terkait dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK kepada Kemendes.

KRONOLOGIS SUAP BPK KODE ” PERHATIAN ” DARI KEMENDES.

Dugaan suap kepada sejumlah pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bermula pada Maret 2017 ketika dilakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, dalam rangka memperoleh opini Wajar TanpaPengecualian (WTP), tersangka SUG yang menjabat sebagai Irjen Kementerian Desa diduga melakukan pendekatan pada auditor BPK.”Kode untuk sejumlah uang yang disepakati adalah “PERHATIAN”,” kata Agus dalam jumpa pers dengan wartawan di Gedung KPK, diJakarta.

KPK kemudian mendapat informasi dari warga mengenai akan terjadinya tindak pidana korupsi. Agus mengatakan, setelah melakukan pengecekan terhadap informasi itu, KPK menggelar operasi tangkap tangan pada Jumat (26/5) di dua lokasi, yakni kantor BPK dan Kemendes PDTT.Lokasi pertama yang didatangi adalah KantorBPK, pukul 15.00 WIB.Di sana KPK mengamankan enam orang yakni ALS (auditor BPK), RS (Eselon I BPK), JBP (Eselon III Kemendes PDTT), Sekretaris RS, Sopir JBP, dan seorang satpam.

Di ruangan ALS juga ditemukan uang Rp40 juta yang diduga merupakan bagian dari total komitmen sebesar Rp240 juta.”Sebelumnya di awal Mei 2017 diduga telah diserahkan Rp200 juta,” ujar Agus.KPK selanjutnya mendatangi Kemendes PDTT pukul 16.20 WIB di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, dan berhasil mengamankan SUG.Total, KPK berhasil mengamankan uang lebihdari Rp 1,22 miliar dalam OTT tersebut.

Uang yang diamankan dalam operasi itu adalah Rp40 juta, Rp1,14 miliar, serta US$3.000 yang diduga sebagai uang suap untuk mendapatkan predikat WTP dari BPK kepada Kemendes.KPK juga telah menetapkan SUG, JBP, ALS, dan RS sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebagai pihak yang diduga memberi suap, SUG dan JBP disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo, Pasal 64 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Sedangkan sebagai pihak yang diduga penerima, RS dan ALS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo, Pasal 64 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ( Pit/ cnn.Ind/ Red )

Latest articles

Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar Pengamanan Penyampaian Visi dan Misi

BINTAN, GURINDAM.TV  -- Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar pengamanan penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, bertempat di...

Kuasa Hukum Minta Bukopin Fokus Kembalikan Dana Nasabah

JAKARTA, GURINDAM.TV -- Lambannya pencairan dana nasabah PT Bank Bukopin Tbk yang mayirotas sahamnya kini telah dimiliki Kookmin Bank asal Korea Selatan (Korsel) menimbulkan...

Diduga Ditipu, Pembeli Apartemen Antasari 45 Melapor ke Polda Metro Jaya

JAKARTA, GURINDAM.TV -- Ratusan pembeli apartemen Antasari 45, Jakarta yang merasa dirugikan didampingi kuasa hukumnya melapor ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan, penggelepan...

Setahun Kepemimpinan Jokowi-Ma,aruf Negara Semakin Baik

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV-- Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dan Ma'ruf Amin setahun sudah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Kepemimpinan Jokowi-Ma,aruf semakin...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here