ADIK NURDIN BASIRUN DIDUGA BERMAIN PROYEK KEPRI

TANJUNGPINANG, GURINDAM TV — Anjloknya perekonomian Provinsi Kepulauan Riau menjadi gunjingan publik di tanah Melayu. Penyebabnya ada indikasi KKN yang terjadi di lingkungan pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau.

Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) mengadakan Coffee Morning dengan tema agenda evaluasi 2,5 tahun kinerja Gubernur Kepri. Agenda evaluasi tersebut dihadiri sejumlah OKP, mahasiswa, aliansi perempuan, LSM anti korupsi, tokoh masyarakat dan tokoh politik yang berlangsung di Hotel Comford, (11/03/2018).

Agenda tersebut membahas anjloknya perekonomian, dan KKN sejumlah proyek yang diduga dilakukan adik Gubernur Kepri serta Sekda dan kroni-kroninya. Sejumlah tokoh masyakarat dan LSM anti Korupsi menganggap hal tersebut sangat rentan bermanuver politik.

Chaidar Rahmat Sekretaris FKMPK mengatakan prihatin melihat kondisi pertumbuhan ekonomi di Kepri sejak 2017.

” Sejak ketuk APBD Kepri Februari 2017 tahun lalu, hanya berapa persen resapan anggaran yang teralisasi. Pertumbuhan ekonomi kepri sangat anjlok,” ungkapnya.

Bambang Tokoh Masyarakat Kampung Bugis yang hadir juga melontarkan kekesalannya terkait maraknya proyek di Provinsi Kepri diduga melibatkan adik Nurdin Basirun.

” Saya lihat langsung adik Nurdin Basirun masuk dari dinas ke dinas lain, diduga ada kepentingan proyek.” Ungkap Bambang disaksikan ratusan peserta yang hadir di forum.

Namun sayangnya Bambang enggan menyebutkan secara blak-blakan nama jelas adik Nurdin Basirun yang diduga bermain peroyek tersebut.

Hasil dari pertemuan FKMPK Evaluasi 2,5 Tahun Kinerja Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan dirumuskan dalam formatur secepatnya dan disampaikan ke Gubernur dan DPRD Kepri. ( Pit/ Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *