ISU PULAU AJAB DI JUAL TERNYATA TIDAK BENAR

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV– Hebohnya Pulau Ajab di Kecamatan Mantang Bintan Kepulauan Riau yang di jual di situs online privateislandsonline.com senilai $ 3.300.000 atau sekitar Rp 44 miliart ernyata tidak benar.

Sabillah Rasyad (56) salah satu ahli waris sebagian tanah di Pulau Ajab membantah pemberitaan yang beredar mengenai Pulau Ajab dijual.

“Tidak benar Pulau Ajab kami jual ke warga negara asing atau ke siapapun. Kami punya 4 surat tebas G7 bersaudara. ” Ungkap Sabillah Rasyad di Kampung Seinam Kepada Gurindam TV.

Adapun surat tebas tersebut diantaranya:
1.Rahmat HS seluas 1,5 hektar dikeluarkan Tahun 1975 ditandatangani Kepala Desa Mantang Lama Abdullah Samad Tanggal 17 Desember 1988.

2. Nahar luas tanah 1,5 hektar Tahun 1980 dikeluarkan Kepala Desa Mantang Lama Abdullah Samad Tanggal 17 Desember 1988.

3. Abdul Rahman HS luas tanah 2,5 hektar Tahun 1991 dikeluarkan Kepala Desa Mantang Lama Abdullah Samad Tanggal 26 September 1991.

4. Arat (63) luas tanah 2 hektar Tahun 1991 dikeluarkan Kepala Desa Mantang Lama Abdullah Samad Tanggal 17 Desember 1988.

Sabillah Rasyad bersaudara hingga saat ini tidak pernah menjual atau memindahtangankan hak atas kepemilikan lahan tersebut kepada orang lain, dan belum pernah menerima sesuatu dalam bentuk apapun, baik bentuk barang atau uang terkait dengan lahan di Pulau Ajab.

Kapenrem 033/WP Mayor Inf A .Sipahutar tidak membenarkan pemberitaan mengenai Pulau Ajab yang di jual situs online privateislandsonline.com.

Pulau Ajab terletak di wilayah Desa Mantang Lama Kecamatan Mantang. Posisi pulau tersebut berhadapan langsung dengan Kampung Sungai Laut Kelurahan Sungai Enam Kecamatan Bintan Timur.

Luas Pulau Ajab kurang lebih 42 hektar (darat). Karakteristik wilayah Pulau Ajab merupakan pulau yang tidak berpenghuni dan sama sekali tidak memiliki pantai berpasir. Vegetasi yang tumbuh di Pulau Ajab antara lain, pohon bakau, dan tanaman batang keras.

Dari data yang diperoleh di pulau tersebut terdapat masyarakat yang telah memiliki lahan dan telah berkebun puluhan tahun, diantaranya:

1. Said Idrus, alamat Jl. Rumah Sakit Gang Said Husin (Kampung Jawa) Tanjung Pinang, lahan yg dimiliki sebanyak 3 sertifikat ( 1 sertifikat = 1 s/d 2 Ha).

2. Said Muhtar (abang Said Idrus) 4 sertifikat ( masing-masing 1,5 s/d 2 Ha).

3. Elza (keluarga Said Idrus) alamat Jakarta, memiliki 5 sertifikat, (masing-masing 1,5 s/d 2 Ha).

4. Muhammad, alamat Tanjung elong Desa Mantang Lama, dokumen lahan berupa Surat Tebas (G7) dari mantan Kades atas nama Dollah (alm).

5. Sabila Rasad als Arsad, alamat Kampung Sungai Enam Laut, 2 Ha, dokumen lahan berupa surat tebas (G7) dari mantan Kades atas nama Dollah (alm).

6. Umar (alm), domisili keluarganya di Kampung Sungai Enam Laut, dokumen lahan berupa surat tebas (G7) dari mantan Kades atas nama Dollah (alm).

7. Arat (alm), alamat Desa Seinam Kijang, 2 Ha (surat tebas G7).

8. Nahar, alamat Seinam Kijang, 1,5 Ha (surat tebas G7).

9. As’ad (alm), domisili keluarganya di Desa Dendun Kec. Mantang, dokumen lahan berupa surat tebas (G7) dari mantan Kades atas nama Dollah (alm).

10. Abdul Rahman, alamat Desa Dendun, dokumen lahan berupa surat tebas (G7) dari mantan Kades atas nama Dollah (alm).

Sementara ditempat terpisah menurut keterangan Arsad dan Sdr. Abdul Rahman, hingga sampai saat ini tidak pernah menjual atau memindah tangankan hak atas kepemilikan lahan tersebut kepada orang lain, dan belum pernah menerima dalam bentuk apapun baik bentuk barang maupun uang terkait lahan di Pulau Ajab.

Berdasarkan keterangan diatas, jelas Pulau Ajab yang diberitakan di situs online, tidak ada pemindahan hak milik dan tidak dijual ke pihak asing .( Pit/ Aulia Diva )

Latest articles

Satlantas Polres Tanjungpinang Gelar Operasi Zebra Seligi 2020 Selama 2 Minggu

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV --  Polres Tanjungpinang Polda Kepri akan melaksanakan Operasi Zebra Seligi 2020. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua minggu mulai tanggal 26 Oktober...

ReJO: Menteri yang Orientasinya 2024  Lebih Baik Dicopot

JAKARTA, GURINDAM.TV -- Buruknya  komunikasi menjadi salah satu catatan penting terhadap kinerja para pembantu presiden Joko Widodo alias Jokowi. Menghadapi berbagai momentum seperti penanganan...

Anggota DPRD Tanjungpinang berinisial RP Ditetapkan Tersangka, Diduga Ijazah Palsu

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV -- Setelah berapa bulan dilaporkan dugaan ijazah palsu, oknum anggota DPRD Tanjungpinang berinisial RP akhirnya ditetapkan tersangka Satreskrim Polres Tanjungpinang. Kasat Reskrim Polres...

Ansar Ahmad Akan Manfaatkan APBD Untuk Ciptakan Program Padat Karya

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here