KOMISIONER BAWASLU KEPRI BERIKAN HADIAH TAS KE MANTAN PANSEL

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV– Heboh beredarnya foto Komisoner Bawaslu Kepri memberikan hadiah berupa sejumlah tas kepada mantan Pansel Bawaslu Kepri menjadi pembicaraan dan tanda tanya publik dugaan adanya gratifikasi.

Entah siapa dan maksud tujuannya apa menyebarkan foto-foto saat pemberian hadiah tersebut. Apakah untuk pamer ke publik atau alasan lain.

Endri Senopaka Akademisi Stisipol Tanjungpinang mengatakan, “Jika memang benar ada pemberian hadiah dari komisioner bawaslu kepada mantan Tim Pansel Komisioner Bawaslu,  ini jelas masuk unsur gratifikasi, karena masing-masing pihak memiliki interest. Dan secara etika seharusnya itu tidak terjadi”.

Proses seleksi dari awal sudah tidak kredibel, mulai dari penunjukan tim seleksi yang memaksakan unsur keterwakilan elemen masyarakat atas status tim seleksi sehingga dapat duduk sebagai Timsel Bawaslu Kepri dan ditunjuk sebagai Tim Seleksi KPU Provinsi Kepulauan Riau untuk periode 2017-2022.

Pihak KPU Pusat sepertinya hanya mementingkan kepentingan golongannya saja dalam menunjuk tim seleksi. Mereka yang ditunjuk mewakili kepentingan kelompok tertentu dari pusat dan daerah. Ini merupakan pelecehan terhadap kapasitas SDM di Kepulauan Riau serta tokoh-tokoh masyarakat lain yang ada di Kepulauan Riau.

Bagaimana mungkin akan dihasilkan sosok Komisioner KPU yang kredibel jika tim seleksi dari awal syarat kepentingan. Elemen masyarakat baik dari partai politik, tokoh masyarakat atau pemerintah daerah mulai segera mempertanyakan persoalan ini kepada pemerintah pusat dan KPU pusat.

Persoalan dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh Komisioner Bawaslu Kepri kepada Tim Seleksi sebaiknya dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu agar ditindak lanjuti agar tidak menjadi pembicaraan publik dan dugaan lain.

Jangan sampai momentum demokrasi di Kepulauan Riau dicederai oleh perilaku tidak etis dari oknum-oknum yang mengatasnamakan masyarakat Kepri.

Sementara itu Idris, anggota Bawaslu Kepri periode 2017-2022 membenarkan perihal Komisioner Bawaslu Kepri memberikan sejumlah tas kepada mantan tim Pansel Bawaslu Kepri.

” Semua mantan tim pansel kita berikan, namun satu orang tidak kita berikan karena ada yang meninggal. isinya barang tersebut kecil, hanya kotaknya saja besar,” kata anggota Bawaslu Kepri.

Beredarnya foto-foto pemberian tas tersebut menjadi preseden buruk lembaga Bawaslu Kepri. Kendati masyarakat menduga ini perbuatan yang tidak pantas dijadikan contoh. Apalagi mereka pejabat publik di tahun politik. ( Red )

Latest articles

Ansar Punya Mimpi Desa di Kepri Berorientasi Kota

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad SE MM sangat berharap seluruh desa di Kepri punya penataan lingkungan seperti daerah perkotaan....

Pandang Sayang di Pulau Tulang

Oleh : Suyono Ketika speed yang membawa kami merapat ke dermaga, angin sejuk pantai menyapa lembut. Hamparan pasir putih melambai dengan kilaunya laksana mutiara yang...

Abdul Azis: Saya Lihat Pak Ansar Datang Dengan Aura Yang Cerah

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Setelah kampanye dan sosialisasi Pilgub 2020 di Sungai Lekam Barat dan Bukit Senang, hari ini Minggu (25/10) siang, Calon Gubernur Kepri...

Kyai Syukri Zarkasyi dan Doa Mustajab

Oleh: Heppy Trenggono Sholat Jumat di masjid Al Anwar Mampang Prapatan XII, Jakarta Selatan hari ini istimewa. Hampir seluruh jemaah melakukan sholat ghaib untuk kyai...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here