Narkoba Dalam Tas di Buang Di Komplek Navigasi

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV—  Beredar kabar Tim Buser Satnarkoba Polres Tanjungpinang menangkap salah seorang tersangka, Kamis malam (30/11/2018). Barang bukti narkoba tersebut diduga di buang sekitar Mushalla AL Mutmainah Komplek Navigasi  Jalan MT Haryono Tanjungpinang.

Sumber Gurindam.TV yang enggan disebut namanya mengatakan, barang bukti narkoba dibuang bersama tas. belum diketahui berapa banyak dan jenis apa narkoba tersebut.”Ungkap sumber.

Informasi yang diperoleh, salah seorang tersangka yang di ringkus polisi kerap melakukan transaksi di TKP Komplek Navigasi.

Komplek Navigasi yang dulunya disebut Komplek Perla terkenal banyak jawara dan pemain tinju. Komplek itu merupakan perumahan Perhubungan Laut ( Perla,red ) terdiri dari Syahbandar, KPLP, Navigasi dan Pelindo sejak tahun 1970 an.

Perumahan Perhubungan Laut Komplek Navigasi yang dulunya mayoritas tingal disana berasal dari Ambon, Bugis, Sanger, Jawa dan Sumatra. anak-anak Perla terbilang jago berantem dan ditakuti.

Kini Komplek itu sepi, Pos Kamling dekat TK Barunawati sejak dibangun Tahun 1978 terkesan tak terawat. Tidak ada satupun petugas keamanan yang berjaga di Pos Kamling. Padahal kalau kita lihat, perumahan baru Komplek Navigasi depan Bakso Solo di bangun Tahun 2016 menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,7 Miliar rupiah. Ironisnya hanya berapa rumah saja  yang terisi. Pembangunan rumah komplek tersebut terkesan mubazir dan penghamburan uang rakyat.

Berapa bulan lalu warga Komplek Navigasi juga di jambret setelah parkir mobil. pelaku nekat menarik tas berisi handphone dan barang berharga milik korban. pelaku nyaris menabrak anak-anak yang sedang bermain di jalan perumahan komplek. lalu pelaku leluasa ngacir mengenakan motor matic.

Komplek Navigasi saat ini rawan kejahatan, Namun terkesan tak ada yang perduli.    

Jumat dini hari  (30/11/2018) Pukul 02.00 WIB warga dikejutkan teriakan orang tidak dikenal di depan teras rumah.

Menurut pengakuan Clodia, salah satu warga yang melihat dari dalam rumah, ada beberapa orang yang turun dari mobil dan berdiri di jalan komplek perumahan Jalan MT Haryono Blok 0. 

” Ada sekelompok laki laki yang berdiri di luar mobil dan ada juga yang masih di dalam mobil, tapi saya tidak mau menegur karena sudah larut malam, kalo tamu baik-baik ga mungkin teriak-teriak permisi dini hari”.

Penghuni rumah yang teras rumahnya disamperin laki-laki asing ini pun juga sempat mendengar orang ngomong “permisi .. permisi..” tapi mereka diam saja karena bukan jam bertamu lagi. ( Pit )

 

Latest articles

Ansar Ahmad Akan Manfaatkan APBD Untuk Ciptakan Program Padat Karya

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya...

Dishub Bintan Launching Sepintas Zikir, Strategi ini Pertama di Indonesia

BINTAN, GURINDAM.TV -- Sepintas Zikir merupakan strategi peningkatan keselamatan lalu lintas melalui zona selamat pariwisata dan uji KIR. Strategi ini menjadi yang pertama di...

Energi Itu Adalah Ansar

Oleh: Birgaldo Sinaga Pilkada di Batam kota tempat saya tinggal ini mulai terasa demamnya. Teman-teman saya bahkan jauh-jauh hari sudah mulai kasak kusuk soal jagoan yang...

Ketika Ansar Ahmad Diserang Para Hatters

Oleh : Suyono Saat Ansar Ahmad pertama kali menyatakan sikapnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau berbagai sambutan mewarnai masyarakat. Ada yang menaruh harapan...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here