Pangkalan LPG yang Terbukti Nakal di Bintan akan Di pecat Pertamina

BATAM, GURINDAM.TV — Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menindaklanjuti temuan Polres Bintan terhadap pangkalan yang disinyalir menjual LPG 3 kg kepada pengecer. Pertamina mengeluarkan surat peringatan kepada agen yang membawahi pangkalan tersebut dan kepada pangkalan sendiri, dijatuhi sanksi berupa pemecatan atau pemutusan hubungan usaha (PHU).

Unit Manager Comm, Rel, & CSR MOR I, M Roby Hervindo menyampaikan berdasarkan hasil temuan Polres Bintan, pangkalan Opik terbukti menjual 40 tabung LPG 3 kg kepada pengecer. Padahal sudah jelas berdasarkan aturan Pertamina, pangkalan dilarang menjual ke pengecer.

“Pangkalan Opik yang diamankan pihak Polres Bintan karena melakukan penjualan ke pengecer akan di-PHU. Agen penyalur LPG yang membawahi pangkalan Opik, juga akan kami berikan sanksi surat peringatan. Karena kurang ketat dalam pengawasan dan pembinaan,” ujar Roby dalam keterangan tertulis, seperti di kutip dari Detik.com, Kamis (15/10/2020).

Berdasarkan catatan Pertamina, sepanjang tahun 2020 ini, terdapat lima pangkalan yang sudah diberikan sanksi berupa surat peringatan. Sedangkan satu pangkalan lainnya dikenakan sanksi berupa pencabutan izin usaha akibat menjual LPG 3 kg di atas HET.

Roby mengatakan berkaca dari temuan pangkalan nakal, Pertamina MOR I akan mengetatkan pengawasan dan menertibkan tata niaga LPG di Kepri. Penentuan pangkalan dan rayonisasi akan dijalankan berdasarkan aturan, yakni ditetapkan oleh Pertamina.

“Sehingga pembinaan kepada agen dan pangkalan LPG yang berkontrak dengan Pertamina, dapat kita tingkatkan dan diperketat lagi pengawasannya,” lanjut Roby.

Roby menyebut pihaknya terus berkoordinasi dan bersinergi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bintan serta Polres Bintan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pangkalan dan restoran yang disinyalir mempergunakan LPG 3 kg tidak sesuai peruntukkannya.

Pertamina juga mendorong masyarakat mampu agar mengkonsumsi LPG nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kg dan LPG 12 Kg. Bila masyarakat mampu tidak mengambil hak warga miskin, niscaya LPG subsidi 3 kg akan mencukupi.

“LPG 3 kg subsidi diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Mengacu data BPS 2019, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bintan hanya kisaran 10.140 jiwa. Dengan kuota LPG 3 kg tahun 2020 mencapai 2.141.000 tabung, semestinya mencukupi,” jelas Roby.

Bagi masyarakat mampu, Pertamina memberikan program khusus tukar tabung LPG 3 kg menjadi Bright Gas. Penukaran tabung bisa dilakukan di agen LPG maupun SPBU.

“Masyarakat dihimbau untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina, jika ditemukan ada pangkalan yang nakal, segera laporkan melalui call center Pertamina 135 atau email pcc@pertamina.com. Pasti akan kami tindaklanjuti, sanksi tegas akan diberikan bagi pangkalan yang terbukti melanggar,” ujar Roby.

Ia mengatakan merujuk pada data penyaluran LPG 3 kg, hingga bulan September 2020, sudah disalurkan lebih dari 1.484.000 tabung LPG 3 kg di Bintan. Sisa kuota yang tersedia hingga Desember 2020 untuk wilayah Bintan berjumlah 657 ribu tabung.

“Bersama kita tingkatkan pengawasan dan pengendalian penyaluran LPG subsidi, agar tepat sasaran bagi masyarakat miskin. Sehingga sisa kuota mencukupi hingga akhir tabun. Bagi masyarakat mampu, gunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg,” tutup Roby. ( dtc/ Red )

 

Latest articles

Warga Tembesi: Betapa Beruntungnya Kita Punya Pemimpin Seperti Pak Ansar Ahmad

BATAM, GURINDAM.TV -- Warga Perumahan Bumi Sakinah RW 11 Tembesi Kota Batam begitu gembira begitu calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut tiga H. Ansar...

DPP PPP Minta Kader, Simpatisan, Pengurus dan Anggota DPRD Dari PPP Menangkan Ansar-Marlin

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa meminta seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan bekerja keras demi mewujudkan...

Dansatrol Lantamal IV Pimpin Sertijab Dan KRI LEPU-861

BINTAN, GURINDAM.TV – Komandan Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Dansatrol Lantamal) IV Letkol Laut (P) Arif Prasetyo,S.E., pimpin langsung upacara serah terima...

Ketika Langkah Kaki Terhenti di Buluh Patah

Oleh : Suyuno Saeran Tidak semua orang punya kesempatan untuk berkeliling daerah dan singgah di pulau satu ke pulau lainnya. Dan inilah sebagian yang bisa...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here