SADIS, 3 TERSANGKA CABULI ANAK DIBAWAH UMUR DIGILIR BERGANTIAN DIBULAN PUASA

Tanjungpinang, GurindamTV– Sungguh sadis yang dilakukan 3 tersangka pencabulan tangkapan Polsek Tanjungpinang Timur. Senin (5/6/2017) saat jumpa pers.

3 tersangka masing-masing MA Aruf alias Ayup (26), Andri Irmawan alias Andre (19) dan Reffi Andriani alias Reffi (19) tega melakukan Perbuatan cabul terhadap mawar anak dibawah umur bergantian berkali-kali di tempat berbeda.

Dari hasil penyelidikan Polisi, Ketiga tersangka melakukan pencabulan terhadap mawar
di dua TKP berbeda, Jumat (2/6).

Pertama korban digilir di Bukit kawasan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) di Jalan Ganet Kilometer 14 dan kedua di Kawal Kabupaten Bintan.

Ketiga tersangka diringkus tim buser Polsek Tanjungpinang Timur di kawasan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang saat mereka akan kabur ke Jakarta menggunakan pesawat,

Ketiga tersangka tak berkutik saat diringkus dan digelandang tim buser.

AKP Syamsurizal, Kapolsek Tanjungpinang Timur mengatakan, Kronologis 3 tersangka berawal adanya laporan dari keluarga korban yang menyebutkan, waktu itu korban bersama dua pelaku, yakni Andri alias Andre dan Ma Aruf alias Ayup, berniat pergi mengantarkan sepeda motor milik saudara korban di jalan Ganet KM 14 Tanjungpinang di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) jelang magrib.

Namun usai mengantarkan sepeda motor tersebut, salah seorang tersangka Andri mengajak korban untuk bercinta disemak-semak. Korban menolak.

Tanpa disadari, salah seorang tersangka lainnya Ayup langsung menarik tangan korban menuju bukit, sedangkan tersangka Andri menyekap dan menutup mulut korban hingga korban lemas. Lalu dengan leluasa 2 tersangka tersebut mengeksekusi korban bergantian.

Kejamnya lagi, setelah puas mereka mengilir korban . Dengan kondisi lemas korban di bawa dan ditinggalkan ke rumah rekan tersangka Reffi di Kampung Kawal Kabupaten Bintan. Disana korbanpun digasak Raffi sampai korban tak berdaya.” Ungkap Pak Kapolsek

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, 3 tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. ( Pit/Red)

Latest articles

Dishub Bintan Launching Sepintas Zikir, Strategi ini Pertama di Indonesia

BINTAN, GURINDAM.TV -- Sepintas Zikir merupakan strategi peningkatan keselamatan lalu lintas melalui zona selamat pariwisata dan uji KIR. Strategi ini menjadi yang pertama di...

Energi Itu Adalah Ansar

Oleh: Birgaldo Sinaga Pilkada di Batam kota tempat saya tinggal ini mulai terasa demamnya. Teman-teman saya bahkan jauh-jauh hari sudah mulai kasak kusuk soal jagoan yang...

Ketika Ansar Ahmad Diserang Para Hatters

Oleh : Suyono Saat Ansar Ahmad pertama kali menyatakan sikapnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau berbagai sambutan mewarnai masyarakat. Ada yang menaruh harapan...

Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar Pengamanan Penyampaian Visi dan Misi

BINTAN, GURINDAM.TV  -- Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar pengamanan penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, bertempat di...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here