Tampilkan Kekejaman Penjajahan Belanda, Trailer ‘Buffalo Boys’

TANJUNGPINANG, GURINDAM TV  — Cuplikan perdana film drama petualangan Buffalo Boys yang dirilis baru-baru ini langsung mencuri perhatian. Netizen banyak memperbincangkannya, terutama kualitas dan gaya penggarapan yang bertema koboi, meski bercerita tentang zaman penjajahan di Indonesia.

 

Suara Pevita Pearce mengawali cuplikan film yang berlatar pada era kolonial itu. Ia, yang karakternya belum diungkap, bertutur tentang hidup dalam bayang-bayang penjajahan.

 

“Kami hidup dalam penindasan, setiap napas sebagai budak. Ajal menanti kala kami dipilih atau melanggar satu-satunya hukum yang berlaku,” ucapnya. Sementara itu, visual dalam trailer memperlihatkan orang-orang diburu, ditembak serta disiksa.

Hingga suatu hari, tiga orang datang menyusup untuk balas dendam, sekaligus menjadi penyelamat kehidupan keji tersebut.

 

“Tanpa mereka sadari, di sini, di dunia kami, mereka akan menjadi legenda.”

 

Tak jauh berbeda dengan cuplikan singkat yang dirilis pada pertengahan Maret lalu, sejumlah aksi mendebarkan dengan sinematografi menarik ditampilkan secara apik. Namun di balik itu, kekejaman dan kelamnya masa penjajahan menjadi suguhan yang mengerikan.

 

Pevita yang suaranya mengisi narasi cuplikan, terlihat ikut mengalami penderitaan serupa.

 

Film Buffalo Boys mengisahkan tentang dua bersaudara yang ingin membalaskan dendam ayah mereka setelah bertahun-tahun diasingkan di Amerika. Padahal ayah mereka seorang sultan.

 

Sebelumnya, Mike Wiluan selaku sutradara dan produser sempat mengutarakan bahwa film tersebut dibuat untuk mengingatkan generasi millennial soal sejarah di masa penjajahan Belanda. Masa itu, katanya, penuh dengan tantangan dan ketidaksetaraan yang harus dilawan orang Indonesia. Meski ceritanya lokal, penggarapannya sudah seperti film-film Barat.
Mike sendiri memang pemilik Infinite Studios di Batam, yang beberapa kali menjadi lokasi syuting film Hollywood, termasuk Beyond Skyline yang dibintangi Frank Grillo.

 

Buffalo Boys dibintangi oleh Yoshi Sudarso, Ario Bayu, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Happy Salma, Zack Lee, Hannah Al Rasyid, serta Alex Abbad. Film itu direncanakan tayang tahun ini, namun belum disampaikan tanggal pasti penayangannya. ( Net/ Red )

 

Latest articles

Ansar Ahmad Akan Manfaatkan APBD Untuk Ciptakan Program Padat Karya

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya...

Dishub Bintan Launching Sepintas Zikir, Strategi ini Pertama di Indonesia

BINTAN, GURINDAM.TV -- Sepintas Zikir merupakan strategi peningkatan keselamatan lalu lintas melalui zona selamat pariwisata dan uji KIR. Strategi ini menjadi yang pertama di...

Energi Itu Adalah Ansar

Oleh: Birgaldo Sinaga Pilkada di Batam kota tempat saya tinggal ini mulai terasa demamnya. Teman-teman saya bahkan jauh-jauh hari sudah mulai kasak kusuk soal jagoan yang...

Ketika Ansar Ahmad Diserang Para Hatters

Oleh : Suyono Saat Ansar Ahmad pertama kali menyatakan sikapnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau berbagai sambutan mewarnai masyarakat. Ada yang menaruh harapan...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here