TERSANGKA PENGUSAHA PENGOPLOS BERAS SWALAYAN PINANG LESTARI DITANGGUHKAN

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV– Tersangka AH pengusaha Swalayan Pinang Lestari pengoplos beras akhirnya ditangguhkan Polres Tanjungpinang.

Pengusaha yang terjerat pasal berlapis 139 ayat 1 UU RI No 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Junto Pasal 2 atau 3 PP No 69 Tahun 1999 Tentang Label dan Iklan Pangan dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 10 Miliar.

Serta dijerat Pasal 62 Ayat 1 Junto Pasal 8 Ayat 1 Huruf a dan i UU RI No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun dan denda 2 Miliar menghirup udara bebas dari jeruji besi Hotel prodeo.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro membenarkan tersangka di tangguhkan. Karena penangguhan adalah hak tersangka dan kasus tetap berjalan. Berkas sudah dikirim ke Kejaksaan.” Singkat Kapolres Sabtu ( 7/10/2017).

Sebagaimana kita ketahui, AH tersangka pengusaha Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinanv bersama 2 karyawannya di amankan polisi terbukti melakukan kejahatan pengoplosan beras di gudang miliknya di Kampung Sumber Karya, RT 01, RW 06, Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjung pinang Timur. Sabtu (23/9/2017) lalu.

Pria parlente yang selalu tampil rapi di swalayan terbesar daerah Bintan Center Tanjungpinang Timur tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tanjungpinang.

AH tersangka terbukti melakukan perbuatan tindak pidana yaitu mencampur dua merk beras secara ilegal ( Beras Roda Mas dan Beraskita,Red ) tanpa izin.

Kejahatan Bos swalayan pinang lestari ini Beras yang sudah dioplos tersebut dikemas dalam bungkusan plastik seberat 5 Kilogram, kemudian diberi merk baru dengan nama Beras Bulog Premium 5 Kg.

Modus operandi yang dilakukan pengusaha tersangka mengoplos beras dengan perbandingan 60:40. Dari aksinya tersebut, tersangka mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp 3 – 5 ribu rupiah perkantongnya.

Dari olah TKP penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang. Sejumlah barang bukti diantaranya, 873 bungkus beras bertuliskan Bulog Premium 5Kg yang sudah di press, 30 bungkus beras bertuliskan Bulog Premium 5 Kg yang belum di pres, 577 karung beras 50 Kg merk Bulog, 119 karung Roda Mas 50 Kg, 5 karung brisikan plastik biasa bervolume 5 kg, 28 lembar plastik bulog primium 5 kg, serta 2 timbangan masing100 Kg dan 60 Kg disita pihak kepolisian.

Kini AH bisa menghirup udara segar dari balik jeruji besi. Meskipun status tersangkanya di tangguhkan. Namun sang pengusaha oplos beras itu kasus hukumnya terus berlanjut dan di tunggu kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungpinang. ( Pit/Red )

Latest articles

Energi Itu Adalah Ansar

Oleh: Birgaldo Sinaga Pilkada di Batam kota tempat saya tinggal ini mulai terasa demamnya. Teman-teman saya bahkan jauh-jauh hari sudah mulai kasak kusuk soal jagoan yang...

Ketika Ansar Ahmad Diserang Para Hatters

Oleh : Suyono Saat Ansar Ahmad pertama kali menyatakan sikapnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau berbagai sambutan mewarnai masyarakat. Ada yang menaruh harapan...

Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar Pengamanan Penyampaian Visi dan Misi

BINTAN, GURINDAM.TV  -- Operasi Mantap Praja Seligi 2020 Polres Bintan Gelar pengamanan penyampaian Visi dan Misi Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, bertempat di...

Kuasa Hukum Minta Bukopin Fokus Kembalikan Dana Nasabah

JAKARTA, GURINDAM.TV -- Lambannya pencairan dana nasabah PT Bank Bukopin Tbk yang mayirotas sahamnya kini telah dimiliki Kookmin Bank asal Korea Selatan (Korsel) menimbulkan...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here