Tolak Kriminalisasi, Mahasiswa Minta Jaksa Usut Tuntas Korupsi UMRAH

TANJUNGPINANG, GURINDAM TV–Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Kota Tanjungpinang menolak Kriminalisasi terhadap kasus UMRAH, serta meminta Jaksa Penuntut Umum,  dan Majelis Hakim untuk mengusut tuntas dugaan korupsi UMRAH secara Transparan, Akuntabel, Professional dan Terukur. Kamis (28/12/2017).

Samsidar Korlap Kegiatan tersebut mengatakan bahwa Kasus UMRAH yang terjadi pada hari ini merupakan pukulan bagi para civitas Akademik UMRAH.

“Kita mendukung Proses hukum ini,  dan yang paling penting bagi kami, adalah meminta Wakil Rektor II, untuk membongkar keterlibatan para mafia di lingkungan Kampus.”Ungkapnya.

Menurut Samsidar, dugaan korupsi di UMRAH belum berhasil di ungkap oleh penyidik Polda Kepri, hal itu dapat dilihat belum tersentuhnya Petinggi di UMRAH.

“Ini yang di Tersangkakan oleh Polda ini,  hanyalah bagian kecil saja dalam kasus ini. Masih ada kasus besar yang menggurita  di UMRAH,  yang belum tersentuh oleh Polda Kepri.”Ungkapnya.

Berikut Surat Penyataan Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan.

Kasus dugaan Korupsi yang terjadi di UMRAH, membuat para civitas Akademik terpukul,  sebab Satu persatu dugaan korupsi itu mulai terbongkar.  Apa yang menimpak UMRAH hari ini,  membuat rasa kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan, Khususnya pendidikan tinggi menurun.

Oleh karena itu, berangkat dari keprihatinan mendalam kami mengajak dan mendukung aparat penegak hukum, untuk terus mengusut tuntas dugaan korupsi UMRAH, secara transparan, Akuntabel dan professional dengan membongkar para mafia Anggaran di UMRAH,  yang hingga saat ini belum tersentuh oleh aparat hukum.

Kami Solidaritas Mahasiswa Peduli Pendidikan menyatakan sikap.

1.Mendukung proses hukum terhadap pejabat UMRAH, secara transparan, Akuntabel  dan professional.

2. Meminta kepada aparat hukum untuk mengusut tuntas mafia Anggaran UMRAH, yang hingga saat ini belum tersentuh.

3. Mendukung segala upaya aparat penegak hukum, dalam membongkar Kasus dugaan Korupsi di UMRAH.

4. Meminta kepada Jaksa penuntut umum untuk menggali,  mengejar keterlibatan mafia anggaran di UMRAH.

5. Monolak segala bentuk Kriminalisasi dalam proses hukum yang terjadi di UMRAH.

Demikian Surat Pernyataan ini kami sampaikan,  semoga Kita semua diberikan Rahmat oleh Allah swt. ( Suep/ abis )

Latest articles

Satlantas Polres Tanjungpinang Gelar Operasi Zebra Seligi 2020 Selama 2 Minggu

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV --  Polres Tanjungpinang Polda Kepri akan melaksanakan Operasi Zebra Seligi 2020. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua minggu mulai tanggal 26 Oktober...

ReJO: Menteri yang Orientasinya 2024  Lebih Baik Dicopot

JAKARTA, GURINDAM.TV -- Buruknya  komunikasi menjadi salah satu catatan penting terhadap kinerja para pembantu presiden Joko Widodo alias Jokowi. Menghadapi berbagai momentum seperti penanganan...

Anggota DPRD Tanjungpinang berinisial RP Ditetapkan Tersangka, Diduga Ijazah Palsu

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV -- Setelah berapa bulan dilaporkan dugaan ijazah palsu, oknum anggota DPRD Tanjungpinang berinisial RP akhirnya ditetapkan tersangka Satreskrim Polres Tanjungpinang. Kasat Reskrim Polres...

Ansar Ahmad Akan Manfaatkan APBD Untuk Ciptakan Program Padat Karya

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here