Usut belanja item Bazar Murah Pemko Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV — Deputi Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia ( MAKI ) Kepulauan Riau Aulia di Tanjungpinang menyesalkan atas kegaduhan publik akibat kerumunan banyak orang yang justru berada di beberapa kantor lurah Kota Tanjungpinang disebabkan undangan pemko untuk membeli yang katanya “Sembako Murah”, Senin kemarin (4/5/2020)

Menurutnya, Kedua soal kehebohan tentang adanya selisih harga item yang dijadikan paket dalam bazar murah Pemko Tanjungpinang dengan harga yang di komper masyarakat secara mandiri di beberapa distributor atau swalayan. Patut diduga kuat sudah terjadi mark up yang berujung bisa saja berujung pada korupsi.

Ini momentum kita mengapresiasi langkah langkah publik dalam mengawal pembangunan, keterbukaan informasi publik dan menciptakan pemerintahan yang bersih. Apalagi disaat pandemi seperti ini. Integritas pemerintah untuk bebas KNN itu kan harus benar benar tampak.” Tegasnya Kepada Gurindam.TV.

Dari 12.696 paket yang diumumkan pemerintah ini dengan angka blanja 123.000 itu angka yang besar. Disubsidi pun masih besar apa lagi untuk rakyat yang membutuhkan.

Ini dipastikan melalui proses tender karena diatas 200.000.000,- karena dari Hasil penelusuran kita memang ada proses tender yang sudah di jalankan dan menghasilkan pemenang di tender Pemko Tanjungpinang dengan item yang sama di dinas yang sama.

Dengan perbandingan yang ditemukan masyarakat kita wajar sekali untuk menduga telah terjadi tindakan menguntungkan diri sendiri dengan merugikan negara. Paket ini dijual oleh pemko. Kalkulasi nilai 60.000 rupiah yang dibayarkan masyarakat untuk dapat paketnya sudah 700.000.000+ mirip sekali dengan lelang yang ada.

“Kita harus tau uang yang dibelanjakan masyarakat ke lari mana? apa jadi PAD? Apalagi kalau pemko sudah menganggarkan dilelang pula. Ini kacau kalau ada permaian.” Beber aktivis Tanjungpinang ini.

Jangan sampai Kita menduga kuat ini sistematis terstruktur dan massiv diatur markup.

Persoalan semacam ini sangat wajar dan harus dibuka ke publik. Kita berharap program tersebut tidak berhubungan dengan JPS yang di sahkan pemerintah bersama DPRD Kota Tanjungpinang. Karena kalau itu bagian dari JPS dan terjadi korupsi didalamnya. Ya kita perlu ingat ada ancaman hukuman mati karena korupsi bantuan sosial dalam masa pandemi seperti ini.

Sebelumnya Ketua KPK Firli belum lama ini sudah mengingatkan jangan sampai ada korupsi apalagi soal bantuan pada masa covid19.

Jelas disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tepatnya pada Pasal 2 ayat 2.

Pasal 2
(1) Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

(2) Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan.

Kita minta betul ini agar pihak terkaitlah proaktif melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah hukum lebih lanjut supaya masyarakat dapat kebenaran. Jangan biarkan ini jadi perdebatan masyarakat saja. ( Lis/ Red)

Latest articles

Ansar Ahmad Akan Manfaatkan APBD Untuk Ciptakan Program Padat Karya

KARIMUN, GURINDAM.TV -- Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM kalau dirinya terpilih sebagai Gubernur Kepri akan berupaya...

Dishub Bintan Launching Sepintas Zikir, Strategi ini Pertama di Indonesia

BINTAN, GURINDAM.TV -- Sepintas Zikir merupakan strategi peningkatan keselamatan lalu lintas melalui zona selamat pariwisata dan uji KIR. Strategi ini menjadi yang pertama di...

Energi Itu Adalah Ansar

Oleh: Birgaldo Sinaga Pilkada di Batam kota tempat saya tinggal ini mulai terasa demamnya. Teman-teman saya bahkan jauh-jauh hari sudah mulai kasak kusuk soal jagoan yang...

Ketika Ansar Ahmad Diserang Para Hatters

Oleh : Suyono Saat Ansar Ahmad pertama kali menyatakan sikapnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau berbagai sambutan mewarnai masyarakat. Ada yang menaruh harapan...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here