Warnet Mesum Rebel Net Disegel

TANJUNGPINANG, GURINDAM TV — Tim gabungan Pemkot Tanjungpinang terdiri dari Satpol PP, Diknas Pendidikan Kota Tanjungpinang,  Polisi dan TNI menyegel dua ruko Rebel Net di samping Jalan Tugu Pahlawan dan Jalan Sumatra Tanjungpinang karena terbukti menjadi tempat prostitusi pelajar sekolah dan remaja tiap malam, Rabu (19/9/2018) Pukul 09.00 WIB.

Menurut H Efendi S,Sos MM Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Tanjungpinang, penyegelan dilakukan karena usaha warnet ini sudah meresahkan masyarakat.

Berdasarkan pengumuman No 300/01/Pol PP/ 2018 Walikota Tanjungpinang Cq Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran telah melanggar Perda  Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Ketertiban umum dan Peraturan Walikota Tanjungpinang Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Petunjuk pelaksanaan Perda Nomor 5 Tahun2015 Tentang ketertiban Umum dan SK Kepala Dinas Penanam Modal dan  Perizinan terpadu Satu Pintu Kota Tanjungpinang Nomor 43 Tahun 2018 Tanggal 13 September 2018.

Petugas Satpol PP memasang pengumuman penyegelan di depan ruko warnet tersebut. Salah satu pemilik usaha yang enggan disebutkan namanya terlihat menandatangani surat keptusan Pemkot Tanjungpinang.

Warnet Rebel Net selain membuka usaha internet, di lantai 3 terdapat kamar sebagai tempat eksekusi indehoi muda-mudi yang dilengkapi handuk. Sementara di lantai atas dijadikan tempat kongko-kongko pergaulan bebas remaja pelajar SMP dan SMA.

Sebelum penyegelan warnet, Satpol PP,  Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat, Babinsa TNI AD serta pemuda sudah melakukan peneguran dan membubarkan pelajar berseragam sekolah yang tengah nongkrong di simpang Jalan Pahlawan dan Jalan Sumatra.  Pemilik warnet juga pernah ditegur agar mengingatkan anak-anak pelajar, namun tidak digubris. 

Berdasarkan Informasi yang diperoleh redaksi Gurindam TV, awal Tahun 2018 sekelompok pelajar dan remaja pernah melakukan keributan di warnet masalah pacar tersebut hingga mengganggu ketertiban umum masyarakat Tanjungpinang Barat.

Warnet mesum Rebel Net telah mencoreng marwah di Tanah Kota Melayu. Berdasarkan RDP Dinas Pendidikan bersama Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (PM PTSP), Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, KPPAD Provinsi Kepulauan Riau , tokoh masyarakat Jalan Sumatera serta Lurah Tanjungpinang Barat dan anggota DPRD Tanjungpinang sesuai surat bernomor 300/1512/5.3.01/2018 pada Rabu (5/9) lalu.

Warnet Rebel Net izin usahanya dicabut oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Ade Angga Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade menambahkan izinnya jangan hanya dicabut. Namun pemilik warnet harus didenda Rp. 20 juta karena telah melanggar ketertiban umum. (Pap/ Pit)

Latest articles

Sejumlah Resort Mewah di Obral Lelang Ratusan Miiliar di Batam

BATAM, GURINDAM.TV -- Sejumlah resort yang terlihat megah dan menjulang ke laut di Batam Kepri di lelang oleh kantor KPKNL Resort keren terapung diatas laut...

Visi Ekonomi Bagus, Pengusaha UKM Dukung Ansar Ahmad

BATAM, GURINDAM.TV -- Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) mendukung penuh Calon Gubernur Kepri nomor urut 3 Ansar Ahmad. Menurut mereka, Ansar Ahmad yang...

Tiga Hari Kampanye di 33 Titik di Batam Warga Sambut Ansar Ahmad Dengan Antusias

BATAM, GURINDAM.TV -- Selama 3 hari Calon Gubernur Kepri nomor urut 3 H. Ansar Ahmad SE MM melakukan kampanye dan sosialisasi Pilgub Kepri di...

Pjs Gubernur Kepri Bagi-bagi Masker di Pasar Baru Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV -- Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Bahtiar Baharuddin berkunjung ke pasar Tanjungpinang Kepri, Senin (19/10/2020 ). Bahtiar Baharuddin yang mengenakan masker...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here