Tiga Pelaku Hipnotis Dokter Dwi Lestari di Ringkus Saat Kabur di Bali


BATAM, GURINDAM.TV — Tiga pelaku penipuan bermodus hipnotis Dokter Dwi Lestari,asal Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau yang tengah liburan jalan-jalan ke Mall Grend Batam belum lama ini akhirnya diringkus Tim Jatanras Polsek Lubuk Baja di Denpasar,Bali.

Ketiga pelaku hipnotis masing-masing berinisial Tomi Arianto (lahir di Babatan, 14 Juni 1985, asal Palembang), Joy Sky alias Jogin (lahir di Babatan, 30 Desember 2000), serta Sri Firdaus (lahir di Palembang, 31 Agustus 1972), yang diketahui beralamat di Tangerang, Banten tak berkutik saat disergab di sebuah penginapan di Denpasar ,Bali.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Denny Lagie, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan rekaman CCTV.

“Anggota bergerak ke TKP dan melakukan pengecekan CCTV. Dari rekaman tersebut didapatkan wajah para pelaku. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui posisi para pelaku berada di Denpasar, Bali,” ujar Kompol Denny kepada, Selasa (27/1/2026).

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja langsung bertolak ke Denpasar. Setibanya di sana pada 26 Januari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya melacak keberadaan para pelaku di Hotel Puri Royal, Kecamatan Denpasar Barat, Bali.

Oplus_131072

( Foto : Tiga pelaku Hipnotis dokter Dwi Lestari diringkus Tim Jatanras Polsek Lubuk Baja disebuah hotel Denpasar, Bali )

“Pada tanggal 27 Januari 2026 sekitar pukul 02.30 WITA, anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku Tomi Arianto di kamar Anggrek 4 Hotel Puri Royal. Dari hasil interogasi, kemudian dikembangkan dan diamankan dua pelaku lainnya yang berada di kamar Anggrek 3 hotel yang sama,” jelasnya.

Ketiga pelaku selanjutnya diamankan dan dibawa ke polsek terdekat di Denpasar, Bali untuk pemeriksaan awal, sebelum akhirnya digiring ke Polsek Lubuk Baja Batam guna proses hukum lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui, Dokter Dwi Lestari adalah seorang dokter specialis anak yang berdomisili di Kompleks TNI AL Tanjungpinang Barat tersebut,korban mengalami kerugian hingga Rp190.000.000.

Sejumlah perhiasan emas, uang di dua ATM ludes di gondol tiga kawanan pelaku dengan cara hipnotis korban saat jalan bersama rekannnya di Mall Grand Batam. ( Koko/ Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *