REMBANG, GURINDAM.TV – Kepolisian Resor (Polres) Rembang, Jawa Tengah, berkolaborasi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya menyalurkan bantuan 50.000 liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jumat, (21/8/2026).
Penyaluran bantuan melalui program “Jumat Peduli” tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian beserta para jurnalis dalam merespons krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Rembang selama musim kemarau.
“Kegiatan ini akan kami agendakan rutin setiap pekan di lokasi yang berbeda. Daerah mana pun yang membutuhkan bantuan air bersih, kami datangi dan salurkan,” kata Kapolres Rembang AKBP M. Solikhin Fery kepada wartawan, Jumat sore (21/8).

Fery menjelaskan aksi sosial ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa pada Jumat (14/8) lalu, saat Polres Rembang mendistribusikan 50.000 liter air bersih ke Desa Pedak (Kecamatan Sulang) dan Desa Warugunung (Kecamatan Bulu) menggunakan 10 armada truk tangki. Dengan demikian, total akumulasi air bersih yang disalurkan dalam dua pekan terakhir mencapai 100.000 liter.
Ia menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dan melakukan pendataan terhadap wilayah terdampak, mulai dari tingkat RT, desa, hingga kecamatan agar penanganan krisis air bersih tepat sasaran.
Sementara itu, Bidang Advokasi IJTI Muria Raya, Andhie Eko, menyatakan kolaborasi ini juga bertepatan dengan momen Bulan Jurnalis. Pihaknya menyasar titik-titik krisis air yang telah terdata oleh pihak daerah maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang.
“Hari ini kami melakukan dropping sebanyak 50.000 liter yang dibagi ke beberapa tempat terdata. Kami bermitra dengan Polres Rembang untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Andhie.
Bantuan air bersih ini disambut antusias oleh warga setempat yang selama beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan air pasokan air bersih.
Warga Dukuh Ngeropoh, Desa Ketangi, Kecamatan Pamotan, Sunipah mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Selama kemarau, warga terpaksa berjalan hingga tiga kilometer ke area persawahan demi mendapatkan air.
“Senang sekali ada bantuan dari jajaran Polres Rembang. Ini bantuan air bersih pertama yang kami terima selama musim kemarau,” pungkasnya. ( Aulia/ Andi)


No comment