Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Relokasi Puan Ramah, Mantan Walikota Tanjungpinang Terlihat lelah di Periksa 13 Jam


TANJUNGPINANG,GURINDAM.TV — Mantan Walikota Tanjungpinang Kepulauan Riau, Hj Rahma di periksa Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjungpinang selama 13 jam lamanya.

Hj Rahma, Mantan Walikota Tanjungpinang priode 2020-2023 tersebut di periksa kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Relokasi Puan Ramah, di KM 7 di Tanjungpinang hingga Rabu malam, (24/9/2025).

Hj Rahma memenuhi panggilan penyidik Kejari Tanjungpinang, Rabu (24/9/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan baju lengan panjang hitam putih dan jilbab biru muda.

Rahma terlihat tenang dan tidak banyak menjawab pertanyaan saat dia dicecar sejumlah pertanyaan awak media, Rahma masih bisa tertawa lebar, meskipun mimik wajahnya terlihat lelah.

Mantan Walikota Tanjungpinang tersebut di mengaku dicecar 24 pertanyaan oleh penyidik. “Kalo tak salah ada 24 pertanyaan,” katanya singkat.

Hj Rahma ditemani satu pria dan seorang wanita buru-buru naik mobil Fortuner hitam meninggalkan kantor Kejari Tanjungpinang.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis,SH MH mengatakan ini merupakan panggilan perdana. Pemeriksaan masih berjalan untuk mengusut dugaan korupsi pembangunan pasar Puan Ramah.

Ia menambahkan, sebelum memeriksa Rahma, pihaknya telah memanggil 25 orang saksi lain untuk dimintai keterangan. Namun, hasil audit kerugian negara dari tim ahli konstruksi hingga kini belum diterima.

Pasar Relokasi Puan Ramah dibangun pada tahun 2022 saat ini bangunanya terbengkalai meronggok begitu saja. ( Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *