TANJUNGPINANG, GURINDAM.T – Anggota DPRD Kepulauan Riau, Rudi Chua, memfasilitasi pertemuan antara pihak PLN Tanjungpinang dan PT BAI pada Selasa pagi untuk menindaklanjuti rencana kerja sama pembelian listrik sebesar 50 megawatt (MW) dari PT BAI oleh PLN.
Pertemuan tersebut dihadiri Senior Manager Distribusi PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Edo Adrianto, serta Manager UP3 Tanjungpinang, Rully Agus W. Kedatangan rombongan PLN diterima langsung oleh Direktur PT BAI, Santoni.
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki kerja sama strategis dalam memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat Pulau Bintan, khususnya Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
Rencana pembelian listrik sebesar 50 MW tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber energi.
Pengalaman pahit pemadaman listrik atau blackout pada 12 Oktober lalu menjadi pengingat penting bahwa keandalan sistem kelistrikan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Gangguan listrik tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada dunia usaha, pelayanan publik, pendidikan, dan perekonomian daerah.
Melalui rencana kerja sama ini, diharapkan Pulau Bintan dapat melangkah menuju kemandirian dan ketahanan energi yang lebih baik, sehingga risiko gangguan listrik berskala besar dapat diminimalkan pada masa mendatang.”dikutip dari Akun Rudi Chua, Selasa (202/10/2026).
Meski masih membutuhkan proses teknis, administratif, dan tahapan lanjutan sebelum kerja sama dapat direalisasikan, pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan kedua belah pihak untuk menindaklanjuti rencana kerja sama pembelian listrik tersebut.
Rudi Chua berharap langkah awal ini dapat menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat sistem kelistrikan di Bintan dan Tanjungpinang.
Dengan adanya alternatif pasokan listrik, masyarakat diharapkan tidak lagi dihantui kekhawatiran akan terulangnya pemadaman besar yang melumpuhkan aktivitas sehari-hari.
Kemandirian listrik bukan sekadar kebutuhan, melainkan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, kenyamanan masyarakat, dan masa depan pembangunan Pulau Bintan. ( Pit )


No comment