Secangkir Kopi, Eratkan Silaturahmi, Puluhan Jurnalis Tanjungpinang Berkumpul Tanpa Sekat


TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV – Berawal dari ajakan sederhana untuk ngopi dan berbincang santai, lebih dari 30 jurnalis dari berbagai organisasi dan paguyuban berkumpul dalam kegiatan kopi morning di Kedai Kopi Mie Tarempa KM 7, Tanjungpinang, Selasa (20/10).

Kegiatan yang digagas oleh jurnalis Ambok Akok ini menjadi ruang silaturahmi bagi insan pers, mulai dari jurnalis senior hingga pemula, untuk saling mengenal, berbagi cerita, dan bertukar informasi tanpa sekat organisasi maupun paguyuban.

Dalam ajakannya, Ambok Akok menyampaikan pesan sederhana yang mengundang senyum.

“Kita ngopi yok, silaturahmi dan bincang santai aja, gak ada bahas-bahas tak jelas,” ujarnya. 😁

Ajakan tersebut menjadi awal pertemuan penuh keakraban. Tanpa agenda formal yang rumit, para jurnalis dapat duduk bersama, membangun komunikasi, serta mempererat hubungan antarsesama insan pers di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.

Jurnalis senior Ady Indra Pawennari turut menyampaikan ungkapan penuh makna tentang perjalanan karier dan arti kebersamaan.

“Biarlah sejarah mencatat perjalanan karier kita dari masa ke masa, namun dalam lembar kehidupanku, namamu adalah tajuk rencana yang paling indah,” ungkap Ady jurnalis yg memulai tulisannya di tahun 1996.

Sementara itu, Chalima Chalik berharap silaturahmi semacam ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi kegiatan bersama yang memberikan manfaat lebih luas.

“Ibarat kata pepatah, tak kenal maka tak cinta. Ke depan, dengan seringnya kita bersilaturahmi, kita bisa membuat kegiatan bersama. Bukan saja di bidang jurnalistik, kita juga bisa membuat kegiatan-kegiatan sosial yang dapat membantu masyarakat, khususnya di Tanjungpinang,” ujarnya Icha sapaan akrab jurnalis yang memulai karirnya di tahun 2006 lalu.

Menurutnya, pertemuan lintas organisasi ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi, tidak hanya dalam lingkup profesi jurnalistik, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kegiatan kopi morning ini diharapkan menjadi awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya. Dari obrolan santai di kedai kopi, tumbuh harapan akan kebersamaan yang lebih erat, komunikasi yang semakin terbuka, serta peluang untuk menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

Sebab, berbeda organisasi bukan berarti harus berjarak. Terkadang, cukup dengan secangkir kopi dan niat baik, silaturahmi dapat terjalin dan kolaborasi mulai menemukan jalannya. ( Cha/ Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *