Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan Ambil Alih Pengelolaan Pelabuhan Tanjung Moco dari BP Tanjungpinang


TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV — Akibat adanya kesalahan dalam pengelolaan Pelabuhan Tanjung Moco, Tanjungpinang Kepulauan Riau, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan meminta kembali pengelolaan Pelabuhan Tanjung Moco, Tanjungpinang, dari Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang.

Hal tersebut dibenarkan Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra. Ia menyebut proses pengembalian aset masih berjalan akibat adanya kesalahan administrasi dalam pengelolaan.

“Kondisi saat ini Pelabuhan Moco diminta kembali oleh Perhubungan Laut,” ujar Cokky,dilansir Batampos.

Meski demikian, BP Tanjungpinang memastikan akan segera mengajukan permohonan agar pelabuhan itu kembali dikelola oleh pihaknya. Cokky menilai operasi pelabuhan itu memberikan dampak positif bagi perekonomian Tanjungpinang.

Terlebih, Pelabuhan Tanjung Moco baru kembali aktif pada awal tahun 2025 setelah belasan tahun terbengkalai.

“Tapi akan kami minta lagi. Karena selama ini memang tidak ada kegiatan di pelabuhan itu. Sejak kita yang kelola, baru kita operasikan,” tegasnya.

Ia menyebut beroperasinya bongkar muat di Pelabuhan Moco berpotensi menghidupkan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Pulau Dompak. Bahkan, awal 2026 kapal perintis Sabuk Nusantara direncanakan bersandar di pelabuhan tersebut.

BP Tanjungpinang juga telah menyiapkan fasilitas penunjang, mulai dari pos penjagaan, toilet penumpang, hingga ruang tunggu.

“Jadi akan kita minta lagi pelabuhan tersebut. Besar harapan dapat kita kelola lagi dengan berkolaborasi dengan dinas terkait,” pungkas Cokky. (Batampos/Red)

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *