Jika Matahari Departement Store tbk Tutup dari Mall TCC, Perekonomian dan Pendapatan Daerah Tanjungpinang Akan Anjlok


TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV – Mall TCC Tanjungpinang Kepulauan Riau akan kehilangan PT Matahari Department Store Tbk, dikenal dengan Matahari. platform ritel terbesar di Indonesia, yang terdiri dari 142 gerai di 79 kota di seluruh Indonesia, Informasinya di Ibu Kota Tanjungpinang akan hengkang dari tanah segantang lada.

Matahari Department store yang menyediakan produk pakaian, kecantikan dan sepatu yang berkualitas, fashionable dan terjangkau bagi kalangan menengah Indonesia jika hengkang dari TCC Mall umurnya hitungan jagung sealam 9 tahun saja.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rudi Chua mendapat informasi ini langsung berkunjung ke TCC Mall Tanjungpinang menjumpai manajemen Matahari Department Store dan pengelola TCC terkait rencana penutupan gerai tersebut.

Langkah cepat Rudi Chua yang perduli seputar wilayah Ibu Kota Tanjungpinang ini didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri.

Menurut Rudi Chua, Misi utama kunjungan ini adalah mendengarkan langsung alasan penutupan dari pihak Matahari sekaligus mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan operasional toko dan nasib para pekerja.

( Foto : Anggota DPRD Kepri Rudi Chua menemui Manager Cabang Matahari TCC, Mentiva Susendr didampingi Pejabat Desperindag Kepri )

Manager Cabang Matahari TCC, Mentiva Susendra, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan instruksi dari manajemen pusat, dengan operasional resmi berakhir pada 30 April 2025.

“Mulai 1 Mei, kami sudah tutup untuk umum dan akan fokus pada persiapan internal,” ujar Mentiva, Minggu, 20 April 2025.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Beberapa opsi solusi sedang dipertimbangkan, termasuk penempatan di cabang lain.

“Sampai hari ini tidak ada yang di-PHK. Keputusan final masih dibahas,” tegasnya.

Kadisperindag Kepri, Aries Fhariandi, menyatakan keprihatinan atas rencana penutupan dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Kami menyayangkan hal ini dan berusaha berkomunikasi untuk mencari jalan keluar,” kata Aries.

Dengan sisa waktu 10 hari sebelum penutupan, pihaknya siap memediasi komunikasi dengan manajemen pusat Matahari.

“Kami menghargai keputusan bisnis mereka, tetapi jika ada kemungkinan untuk bertahan, itu akan lebih baik bagi perekonomian Kepri,” tambahnya.

Sementara itu efek domino jika Matahari di TCC Mall benar-benar tutup, termasuk ancaman terhadap operasional secara keseluruhan. Jika Matahari mundur, TCC bisa terancam. Kami berupaya mencari solusi terbaik untuk semua pihak,” di tambah Rudy kepada awak media.

Ia juga mengingatkan bahwa Matahari merupakan satu-satunya department store di Tanjungpinang, sehingga penutupannya berisiko memengaruhi aktivitas ekonomi kota.

“Kami berharap ada pertimbangan ulang, tetapi keputusan akhir tetap ada di tangan manajemen Matahari,” pungkasnya.

Pemerintah daerah berkomitmen meminimalkan dampak negatif dan memastikan kejelasan langkah ke depan bagi pekerja, konsumen, dan iklim investasi di Tanjungpinang. ( Btn/Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *