Kisah Abimanyu Lolos UNY, Sewa Laptop Saat Ujian CBT Domisili


YOGYAKARTA, GURINDAM.TV — Anak seorang pedagang bernama Muhammad Abimanyu Ramadhan menjadi salah satu dari ribuan mahasiswa baru yang diterima di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun akademik 2026/2027.

Putra pertama dari empat bersaudara ini diterima di UNY melalui jalur Seleksi Mandiri Computer Based Test (SM CBT Domisili).

Pria kelahiran Jakarta 6 Oktober 2007 tersebut diterima S1 Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNY pada pengemuman hari Jumat tanggal 31 Juli 2026 lalu.

Perjuangan anak pertama dari sang ibunda bernama Espaneli ini agar lolos di UNY tidaklah mudah. Bahkan, kegigihannya saat ikut ujian Seleksi Mandiri CBT Domisili orangtunya harus menyewakan sebuah laptop.

“Kan salah satu syarat untuk ikut ujian Jalur Mandiri CBT Domisili di UNY harus punya laptop. Kebetulan saat itu laptop saya gak ada laptop. Ada juga punya ayah laptopnya rusak. Jadi saya disewakan laptop oleh orang tua saya agar bisa ikut ujian tersebut,” kata Abimanyu saat ditemui Rabu 5 Agustus 2026.

Abimanyu melanjutkan, berbekal laptop itulah dia akhirnya bisa ikut ujian Jalur Mandiri CBT Domisi yang diselenggarakan UNY pada Selasa tanggal 28 Juli 2026 lalu.

“Saya masih ingat sekali, ujian kan waktu dimulai sekitar pukul 07:00 Wib, jadi 30 menit sebelumnya peserta harus sudah siap-siap. Awalnya laptop sewaan itu lancar gak ada masalah. Namun, sekitar pukul 07:00 lebih laptop itu sempat blank. Saya sempat panik, akhirnya saya restart ulang beberapa kali dan alhamdulilah lancar sampai ujian selesai,” ujarnya.

Abimanyu melanjutkan, dari informasi yang diperoleh dari orang tuanya laptop tersebut disewa seharga Rp 50 ribu.

“Pas ngambil laptop di tempat sewaan saya ikut. Kondisinya normal semua, tapi paginya saat saya pakai tiba-tiba sempat blank..Tapi alhamdulilah lancar sampai akhir ujian. Kalau gak salah laptop itu diseewa Rp 50,” kenangnya.

Tak hanya itu, perjuangannya agar bisa lolos di PTN tahun ini begitu gigih. Ketekunannya dalam belajar akhirnya membuahkan hasil manis di UNY.

“Saya sempat ikut tes jalur mandiri sekitar 10 kali PTN tahun 2026 ini seperti di UNDIP, UNY, UNS, UNTIDAR dan UNNES dll. Tujuh kali tidak lolos dan tiga alhamdulilah lolos.
Saya diterima di UNNES dan Untidar tapi gak saya ambil karena berbagai macam pertimbangan,” terangnya.

Dirinya mengaku bangga bisa menjadi bagian dari ribuan mahasiswa baru yang diterima di UNY tahun ini.

“Ya banggalah bisa masuk UNY persaingannya kan ketat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Alumni Sekolah Menengah Farmasi (SMF) Indonesia tahun 2026 berjanji tak akan menyia-nyiakan untuk menimba ilmu di UNY.

Meskipun, dirinya lebih tertarik dengan jurusan Farmasi yang telah digelutinya selama tiga tahun belajar di SMF Indonesia.

“Saya kan awalnya ikut daftar di Prodi Farmasi atau Kesehatan di PTN lain tapi gak lolos. Setelah saya diskusi dengan orangtua akhirnya disarankan ambil Fisika di UNY dan alhamdulilah lolos,” pungkasnya.

Kini Abimanyu resmi mengenakan jas almamater berwarna biru kebanggan UNY karena pihak kampus memberikan waktu dua hari pengambilan jas tersebut pada Selasa 4 sampai Rabu 5 Agustus 2026. (Aulia/Pit )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *