BATAM, GURINDAM.TV — Paska ditahannya Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya olehh Kejaksaan Agung diduga korupsi MBG yang menggemparkan publik.
Di Provinsi Kepulauan Riau, Sebanyak 96 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional ( BGN ).
Kepala Regional SPPG Kepulauan Riau, Anindita Ayu, mengatakan penghentian operasional terjadi karena dana yang seharusnya masuk ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing SPPG belum diterima.

“Ada 96 SPPG di Kepri yang berhenti operasional sementara karena belum mendapatkan pencairan dana di VA,” kata Anindita, dikutip dari Inews, Senin (8/6).
Dari total tersebut, Kota Batam menjadi wilayah dengan jumlah SPPG yang paling banyak terdampak, yakni sebanyak 73 titik.
Disusul Kabupaten Karimun 17 titik, Kota Tanjungpinang dua titik, Kabupaten Lingga dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Bintan dan Natuna.
Meski demikian, Anindita menyebut proses pencairan dana mulai berjalan pada Senin (8/6). Sejumlah SPPG telah menerima dana operasional sehingga diharapkan dapat kembali berproduksi dan mendistribusikan makanan dalam waktu dekat.
“Hari ini sudah ada yang menerima pencairan dana dan kemungkinan besok mulai beroperasi kembali,” ujarnya.
Menurut Anindita, penghentian operasional hanya berdampak pada proses produksi dan distribusi makanan bergizi gratis. Sementara tenaga kerja inti di masing-masing SPPG tetap menjalankan tugas seperti biasa.
Ratusan Pelajar SD dan SMP Di Pulau Penyengat Belum Menikmati MBG Program Presiden Prabowo
“Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan tetap datang bekerja walaupun tidak ada produksi maupun distribusi makanan. Mereka tetap menyelesaikan laporan dan administrasi,” jelasnya.
Data Regional SPPG Kepri mencatat saat ini terdapat 237 titik SPPG yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Kota Batam menjadi daerah dengan jumlah SPPG terbanyak yakni 144 titik.
Selanjutnya Kabupaten Karimun memiliki 29 titik, Kota Tanjungpinang 24 titik, Kabupaten Bintan 19 titik, Kabupaten Natuna 12 titik, Kabupaten Lingga tujuh titik, dan Kabupaten Kepulauan Anambas tiga titik.
Pihak Regional SPPG Kepri berharap seluruh dapur MBG yang saat ini berhenti sementara dapat kembali beroperasi setelah proses pencairan dana operasional dari BGN selesai dilakukan. ( Inews/ Red )


No comment