Presiden Prabowo Mengelar Ratas MBG, Ketahanan Pangan, Sektor Migas, dan Perikanan


JAKARTA, GURINDAM.TV — Presiden Prabowo Subianto pada Minggu malam, 29 September, menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta. Rapat penting ini berlangsung selama hampir tiga jam dengan beberapa menteri membahas program prioritas nasional.

Agenda utama meliputi isu strategis seperti makan bergizi gratis (MBG), ketahanan pangan, sektor migas, dan perikanan. Pertemuan ini menunjukkan komitmen Presiden dalam memantau langsung perkembangan program pemerintah.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa rapat maraton ini merupakan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo. Beliau ingin terus memonitor dan segera mendapatkan pembaruan terkini dari para pembantunya.

Fokus Utama: Pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG)

Dalam rapat penting ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan perkembangan program cetak sawah dan tata kelola Badan Gizi Nasional. Inisiatif ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Program makan bergizi gratis (MBG) juga menjadi sorotan utama, terutama setelah insiden keracunan yang sempat terjadi. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus dan arahan mendetail terkait pelaksanaannya.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan petunjuk yang sangat teknis dan detail. Arahan tersebut mencakup masalah kedisiplinan prosedur, terutama berkaitan dengan kebersihan dan kualitas air dalam program MBG.

“Kami melaporkan hasil rapat kami tadi siang dengan rencana perbaikan ke depan terhadap tata kelola, dan di situ terus terang Bapak Presiden dari kemarin memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu berkaitannya dengan masalah air. Beliau sangat concern karena dari beberapa sampel yang sudah selesai (diperiksa, red.) itu salah satu penyebab utamanya adalah bakteri,” kata Prasetyo Hadi.

Proyek Strategis di Sektor Migas dan Perikanan

Selain pangan, sektor energi juga mendapat perhatian serius dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan target lifting minyak yang menjadi indikator penting produksi migas nasional.

Rapat juga membahas rencana percepatan pembangunan infrastruktur energi. Akan segera ada groundbreaking untuk pabrik metanol dan etanol, yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dalam dua tahun ke depan.

Di sektor kelautan dan perikanan, Menteri Sakti Wahyu Trenggono memaparkan beberapa program strategis. Ini termasuk revitalisasi 20 hektare tambak di Jawa Barat dan progres pembangunan kampung nelayan yang sudah direncanakan sejak awal.

Pembangunan kampung nelayan ini melibatkan skema pembiayaan dari APBN dan investasi. Prasetyo Hadi menambahkan, dari hasil rapat, diketahui perlunya koordinasi lebih lanjut dengan kementerian/lembaga lain seperti Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk kelancaran proyek ini.(Ant/Med)

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *