Seorang Guru Privat Ditemukan Kondisi Tanpa Busana dan Membusuk


LAMPUNG, GURINDAM.TV — Sesosok mayat perempuan tanpa busana bikin geger Warga Dusun Cetis, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa (7/10). Mayat ditemukan di rumahnya, usut punya usut korban bernama Ingan Ita (46), merupakan seorang guru privat atau pengajar di bimbingan belajar (bimbel) dan diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut dalam kondisi tanpa busana dan sudah membusuk.

Jasad Ingan pertama kali ditemukan oleh tukang ojek langganan yang biasa mengantarnya setiap hari. Menurut penuturan tetangganya, Supinah (42), Ingan dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.

“Dia jarang di rumah, biasanya berangkat pagi dan pulang sore, itu pun sama tukang ojek langganannya,” ungkap Supinah kepada wartawan, Selasa (7/10).

Supinah mengungkap jasad Ingan pertama kali diketahui setelah tukang ojeknya merasa curiga karena tidak dapat menghubungi korban sejak hari Minggu.

“Katanya sudah ditelepon-telepon dari hari Minggu enggak ada kabar, makanya dia datang ke rumah korban. Pas dicek, ternyata korban sudah meninggal,” jelasnya.

Warga di sekitar juga mengaku tidak mendengar suara mencurigakan atau tanda-tanda kekerasan sebelum penemuan mayat tersebut.

“Enggak ada dengar suara teriakan atau ribut-ribut dari rumahnya,” tambah Supinah. Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi demi memastikan penyebab kematian.

Korban Tinggal Sendirian

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, mengonfirmasi penemuan mayat yang terjadi baru-baru ini. “Korban ditemukan dalam keadaan tidak berpakaian di rumahnya. Kami masih menyelidiki adanya tanda-tanda kekerasan,” ungkapnya pada Selasa (7/10).

Indik menjelaskan bahwa korban tinggal sendirian setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, sementara anggota keluarga lainnya berada di lokasi yang berbeda.

Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian tidak menemukan kerusakan pada pintu rumah. Pintu tersebut terkunci dari dalam, sehingga saksi harus mendobrak untuk masuk.

“Di dalam rumah, kami menemukan beberapa obat-obatan jenis tablet pereda nyeri dan saraf, serta hasil CT-scan kepala. Menurut keterangan saksi, korban sempat mengaku sedang mengalami sakit,” jelas Indik.

Waktu Kematian 3 Hari Lalu

Polisi mencurigai bahwa korban telah meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu, yang kebetulan bertepatan dengan waktu terakhir ia berkomunikasi dengan kekasihnya. “Perkiraan mayat sudah sejak 3 hari lalu, terakhir komunikasi dengan pacarnya. Kondisinya sudah membusuk parah,” tutup dia.

Di Lampung Selatan, warga berkumpul di depan rumah seorang guru privat yang ditemukan tewas dalam keadaan membusuk dan tanpa busana. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat sekitar, yang merasa prihatin dengan nasib korban dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang penyebab kematiannya.(Med )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *