Viral Bagi-Bagi Bir Gratis di Acara Lari Bandung, Wali Kota Farhan Buka Suara


BANDUNG, GURINDAM.TV — Acara lari yang digelar baru-baru ini di Kota Bandung dan melibatkan komunitas pelari lokal menuai kecaman di media sosial. Itu menyusul viralnya kegiatan bagi-bagi beer gratis kepada para peserta lari pada event tersebut.

Acara lari tersebut diketahui berlangsung pada akhir pekan lalu. Adapun momen bagi-bagi beer itu mencuat ke publik setelah diunggah oleh influencer yang punya concern pada isu-isu halal di Instagramnya @/aishamaharani.

Pada video dan sejumlah foto yang diunggah di akun tersebut, terlihat sejumlah orang membagikan beer dalam gelas plastik.

Selain itu, tampak juga poster bertuliskan ‘The Beers Getting Warm!’ dan ada peserta tampak meminum beer itu. Rangkaian momen itu dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung tahun 2010 yang mengatur soal pengendalian beredarnya minuman beralkohol.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pihaknya tak bisa memberikan sanksi langsung kepada mereka yang membagikan minuman tersebut. Hanya saja, menurut Farhan, mereka telah mendapat sanksi sosial menyusul kecaman atas perbuatannya dari netizen.

“Komunitas tersebut memang tidak bisa kemudian ditegur langsung oleh pemerintah tetapi kalau saya perhatikan di sosial media tampaknya mereka sudah terkena ada terkena sanksi sosial, jadi kalau urusan komunitas selesaikan secara komunitas, tapi kan kalau kita lihat dampaknya gak ada terjaga dengan baik dan itu kan baru viralnya 2 hari setelah acara,” kata Farhan kepada wartawan di Balaikota Bandung, Selasa (22/7/2025).

Farhan pun mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan bagi-bagi beer gratis. Ia bilang dirinya tengah fokus mengurusi dampak kemacetan dari gelaran tersebut.

Kendati begitu, ia menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak komunitas pelari.

“Ya saya lihat tidak ada dampak apa-apa sih dan kita juga enggak tahu bahwa itu bir, dah lieur (pusing). Saya lebih ngurusin macet. Cuma ada satu titik. Tapi nanti kita lihat lah kan,” ungkap dia.

Farhan tidak mengira bahwa Jalan Ahmad Yani sudah dipenuhi masyarakat sejak pukul 04.30 WIB. Ia pun mengaku bakal mengevaluasi hal tersebut.

Pembagian Bir Tanpa Paksaan

Sementara itu terpisah, komunitas pelari lokal Bandung yang dimaksud menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Lewat unggahan media sosialnya, mereka mengungkap bahwa pembagian beer gratis itu tanpa paksaan, hanya bagi mereka yang mau saja.

“Kami berkomitmen melakukan perbaikan ke depan, agar seluruh kegiatan berlangsung relevan, inklusif, sesuai norma dan budaya yang berlaku di masyarakat,” tulis unggahan di akun @/freerunners_bdg. (Med/Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *