JAKARTA, GURINDAM.TV — Pola kepemimpinan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Pemerintahan Prabowo Subianto memiliki perbedaan mencolok. Sebab, petinggi perusahaan pelat merah kini mulai diisi oleh tokoh militer.
Terbaru, Kolonel Infanteri Purnawirawan (Purn) TNI Restu Widiyantoro diangkat sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk menggantikan Dani Virsal. Penunjukan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan, mendorong transformasi bisnis, serta meningkatkan tata kelola dan kinerja perusahaan secara menyeluruh. PT Timah merupakan anggota holding BUMN pertambangan MIND ID.
Restu Widiyantoro dikenal sebagai perwira tinggi TNI dengan rekam jejak militer yang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kontingen Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bekerja sama dengan berbagai unsur TNI seperti Komandan Satgas Indo Force Protection Company, Letkol Irdam VI/Mulawarman, dan Komandan Korem 022/Pantai Timur.
Tak hanya Restu, ada TNI aktif dan purnawirawan lainnya yang diangkat dari Dirut BUMN.
Berikut daftar tokoh militer aktif maupun purnawirawan yang mengisi kursi direksi BUMN:
1. Dirut MIND ID – Purn Maroef Sjamsoeddin
Purnawirawan (Purn) Marsekal Muda TNI AU, Maroef Sjamsoeddin resmi dilantik sebagai Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID pada tanggal 3 Maret 2025. Maroef Sjamsoeddin masuk sebagai Direktur Utama MIND ID menggantikan Hendi Prio Santoso.
Maroef Sjamsoeddin sendiri bukan nama asing di sektor industri pertambangan. Adik dari Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin ini pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Freeport Indonesia.
Bagi korps TNI Angkatan Udara, nama Marsekal Muda TNI (Purn) Maroef Sjamsoeddin tidak lah asing. Alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1980 ini pernah menjabat sebagai Komandan Skadron 465 Paskhas.
Setelah pensiun dari militer, pada 7 Januari 2015, dan selesai mengabdi di BIN, Maroef kemudian ditawarkan jabatan strategis di PT Freeport Indonesia. Dia ditawari langsung oleh Chairman of Board Freeport-McMoRan, James Robert Moffett
Begitupun di dunia intelijen. Nama Maroef juga tidak kalah mentereng. Setelah duduk sebagai Atase Pertahanan RI untuk Brasil, Maroef didaulat menjadi Direktur Kontra Separatis Badan Intelijen Negara (BIN). Karirnya kemudian melejit, setelah duduk memegang posisi Sahli Hankam BIN, dia kemudian menjadi Wakil Kepala BIN.
Setelah pensiun dari militer, pada 7 Januari 2015, dan selesai mengabdi di BIN, Maroef kemudian ditawarkan jabatan strategis di PT Freeport Indonesia. Dia ditawari langsung oleh Chairman of Board Freeport-McMoRan, James Robert Moffett.
2. Dirut Bulog – Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya
Petinggi militer lainnya yang mengisi kursi petinggi BUMN ialah Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya. Tak tanggung-tanggung dia ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog.
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-30/MBU/02/2025 tanggal 7 Februari 2025, yang mengakhiri pengabdian Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama dan Iryanto Hutagaol sebagai Direktur Keuangan Perum Bulog.
Diketahui, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya merupakan petinggi TNI. Tercatat, sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI.
Usai mendapatkan sorotan dari masyarakat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan, perwira aktif harus mundur dari TNI bila ditempatkan di Kementerian/Lembaga tertentu. Dia memastikan Mayjen Novi juga akan mundur dari kedinasan di TNI.
“Ya mundur, nanti akan mundur,” ucap Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/3).
Namun, Agus menjelaskan bahwa ada beberapa kementerian atau lembaga yang memiliki aturan sendiri, sehingga perwira aktif tetap bisa menjabat tanpa harus mundur dari TNI. Salah satu contohnya adalah posisi Sekretaris Kabinet (Seskab) yang saat ini ditempati oleh Letkol Teddy Indra Wijaya.
3. Dirut PT Agrinas Palma – Purn TNI-AD Agus Sutomo
Menteri BUMN, Erick Thohir menunjuk Agus Sutomo sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0012457.AH.01.02. Tahun 2025.
Penunjukan Agus Sutomo sebagai pemimpin perusahaan ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang dilakukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, untuk memperkuat posisi perusahaan dalam industri kelapa sawit dan konsultan konstruksi.
Agus Sutomo bukanlah orang baru dalam dunia kepemimpinan. Pria kelahiran Klaten 14 April 1960 itu adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AD.
Dia menyelesaikan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan menjabat di berbagai posisi strategis selama kariernya.
Dia memiliki karier gemilang di militer sebagai Letjen TNI (Purn.) dan pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Selain itu, dia juga menjabat sebagai Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan). Pengalamannya yang luas di bidang pertahanan dan kepemimpinan menjadi modal berharga dalam membawa perusahaan ini menuju visi dan misi yang ambisius.
Setelah pensiun dari militer, Agus Sutomo memutuskan untuk berkontribusi di sektor swasta, khususnya di BUMN.
Sebelum menjadi bos Agrinas Palma, Agus menjadi Komisaris dan Komisaris Independen di PT Tempo Scan Pacific Tbk. sejak 2024.
4. Dirut PT Timah – Kolonel Infanteri TNI Restu Widiyantoro
PT Timah Tbk (TINS) resmi menunjuk Purnawirawan (Purn) Kolonel Infanteri TNI Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama yang baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Mei 2025. Restu menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Ahmad Dani Virsal.
Penunjukan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan, mendorong transformasi bisnis, serta meningkatkan tata kelola dan kinerja perusahaan secara menyeluruh. PT Timah merupakan anggota holding BUMN pertambangan MIND ID.
Restu Widiyantoro dikenal sebagai perwira tinggi TNI dengan rekam jejak militer yang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kontingen Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bekerja sama dengan berbagai unsur TNI seperti Komandan Satgas Indo Force Protection Company, Letkol Irdam VI/Mulawarman, dan Komandan Korem 022/Pantai Timur.
Sebagai Direktur Utama baru, Restu diharapkan mampu membawa nilai-nilai disiplin dan kepemimpinan militer ke dalam pengelolaan bisnis pertambangan, serta memperkuat peran PT Timah sebagai agen pembangunan nasional. (Med/Red )


No comment