Malam Ini Liga Champions Kebangkitan Barcelona di Kandang Inter Milan


JAKARTA, GURINDAM.TV — Barcelona akan mengunjungi markas Inter Milan untuk melakoni leg kedua semifinal Liga Champions 2024/2025 pada Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Pertandingan ini sangat krusial dan menjadi penentu bagi kedua tim. Dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini, Raphinha menjadi sosok yang sangat berpengaruh bagi klub asal Spanyol tersebut.

Pada leg pertama semifinal, Barcelona tidak berhasil meraih kemenangan dan harus puas dengan hasil imbang 3-3. Meskipun Raphinha tidak mencetak gol dalam laga tersebut, tendangan kerasnya yang membentur mistar gawang akhirnya berujung menjadi gol bunuh diri kiper Inter, Yann Sommer. Namun, gol tersebut sepenuhnya merupakan hasil dari kekuatan dan ketepatan tendangan Raphinha.

Performa Raphinha di Liga Champions musim ini sangat menonjol. Ia telah mencetak 12 gol dan memberikan sembilan assist dalam 13 pertandingan, yang berarti Raphinha terlibat langsung dalam 21 gol. Angka ini hanya kurang satu dari total gol yang dicetak oleh Inter Milan sebagai sebuah tim dalam turnamen ini.

Kontribusi tersebut juga melampaui pencapaian terbaik Lionel Messi dalam satu musim di Eropa untuk Barcelona, yang tercatat mencapai 19 gol. Dengan statistik yang mengesankan ini, Raphinha menjadi salah satu pemain kunci yang diharapkan dapat membawa Barcelona meraih kesuksesan di ajang bergengsi ini.

Hansi Flick Membawa Kebangkitan Tim

Di seluruh kompetisi musim ini, mantan bintang Leeds United yang berusia 28 tahun telah mencetak 31 gol dan memberikan 25 assist dalam 52 pertandingan. Barcelona kini memiliki peluang untuk meraih empat gelar sekaligus. Setelah berhasil mengamankan Copa del Rey dan Piala Super Spanyol, kini La Liga dan Liga Champions menjadi target selanjutnya.

Banyak perubahan positif ini dihubungkan dengan kehadiran manajer baru, Hansi Flick, yang diangkat sebagai pelatih setelah masa sulit di bawah Xavi Hernandez. Raphinha memberikan pujian kepada Flick yang telah mengubah cara pandangnya dan penampilannya di lapangan.

“Ia mengubah segalanya bagi saya,” ungkap pemain sayap tersebut dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu.

“Sebelum musim dimulai, saya berpikir untuk hengkang. Pelatih membuat saya yakin lagi. Ia memberi saya semua kepercayaan diri yang saya butuhkan. Ini adalah musim terbaik dalam karier saya, dan saya berutang semuanya kepadanya,” tambahnya.

Raphinha Mendapatkan Banyak Pujian

Perjalanan Raphinha di Barcelona bukanlah hal yang mudah. Ia direkrut pada tahun 2022 ketika Barcelona mengalami masalah finansial yang serius. Masa-masa awal Raphinha di Spanyol diwarnai dengan berbagai pengalaman, termasuk kerja keras dan momen-momen cemerlang, meskipun diiringi dengan ketidakkonsistenan. Meskipun berhasil mencetak 10 gol dalam musim pertamanya dan turut berkontribusi dalam meraih gelar La Liga, musim lalu menjadi masa stagnasi bagi dirinya dan klub. Raphinha kembali mencetak 10 gol, tetapi harus bersaing ketat dengan pemain muda berbakat, Lamine Yamal.

Di tengah ketertarikan dari klub-klub Liga Inggris dan Arab Saudi, tampaknya Raphinha akan meninggalkan Barcelona, terutama karena klub tersebut tengah mengincar Nico Williams dari Athletic Bilbao sebagai penggantinya. Namun, situasi ini berubah setelah kedatangan Flick. Pelatih baru ini berhasil membujuk Raphinha untuk tetap bertahan dan mengembalikan posisinya secara efektif di sayap kiri, sehingga potensi Raphinha dapat berkembang sepenuhnya.

Gaya permainan Flick yang menekan dengan intensitas tinggi sangat sesuai dengan etos kerja Raphinha yang tak kenal lelah. Flick pun tidak segan-segan menyatakan kekagumannya terhadap Raphinha. “Raphinha adalah seorang pemimpin. Dia selalu memiliki mentalitas positif dan menularkannya kepada tim,” ungkap Flick setelah kemenangan atas Celta Vigo.

Raphinha Punya Peran yang Sangat Penting
Keberadaan Raphinha sangat krusial untuk Barcelona saat mereka menghadapi leg kedua semifinal. Dengan hasil imbang yang didapat di kandang sendiri, tekanan terhadap tim semakin meningkat. Untuk bisa melaju ke final, Barcelona harus meraih kemenangan di San Siro, tanpa ada opsi lain. Pertanyaannya, dapatkah Raphinha menjadi penggerak utama dalam meraih kemenangan bagi Barcelona di leg kedua ini? (Med/ Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *