Ratusan Pelajar SD dan SMP Di Pulau Penyengat Belum Menikmati MBG Program Presiden Prabowo


TANJUNGPINANG,GURINDAM.TV — Ratusan Pelajar SD dan SMP di Pulau Penyengat Tanjungpinang Kepulauan Riau belum menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Bapak Presiden Prabowo Subianto.

Padahal di Pulau Penyengat, ada 2 Sekolah Dasar ( SD ) dan 1 SMP. Posyandu dan Lansia.

Menjelang ujian kenaikan kelas dan kelulusan sekolah hingga saat ini, ratusan pelajar SD dan SMP di Pulau Penyengat menantikan apa itu Makan Bergizi Gratis ( MBG ).

Tokoh Masyarakat Pulau Penyengat, Said Ahmad Syukri biasa disapa Sas Joni sangat menyayangkan lambatnya program MBG di Pulau Penyengat.

Setahun berjalannya program MBG Bapak Presiden Prabowo, Namun di Pulau Penyengat belum terealisasi.

Padahal sudah ada SPPG di pulau termasyur itu, sudah ada bangunannya, sudah juga di cat. Tapi belum juga beroperasi hingga saat ini.”Ungkapnya.

Di Pulau Penyengat ada dua sekolah yakni SD dan SMP, selain itu ada Posyandu untuk anak anak maupun lansia.

Leletnya Program MBG di Pulau Penyengat untuk asupan Makan Bergizi Gratis ke ratusan pelajar SD dan SMP harus menjadi perhatian khusus Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Pasalnya Pejabat tinggi nomor II di Kepritersebut janji ke Publik dihadapan sejumlah awak media menargetkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kepulauan Riau mencapai 100% pada 2026. Kenyataannya di Pulau Penyengat seperti siput progres jalannya.

Bahkan Wagub Nyanyang sempat menyampaikan ke publik, Pemprov Kepri terus mengevaluasi dan memperkuat kerja sama lintas instansi dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mengantisipasi kendala logistik dan pengawasan kualitas makanan.

Namun kenyataanya, ratusan pelajar di Pulau Penyengat Tanjungpinang, menjelang ujian kenaikan kelas dan libur nasional masih belum menikmati Makan Bergizi Gratis ( MBG )

Kisah Pilu ratusan pelajar SD dan SMP di Pulau Penyengat ini bukan cerita belaka, namun mereka juga menikmati MBG agar dikemudian hari menjadi anak Indonesia hebat dan sehat program bapak presiden.

Hingga berita ini disiarkan belum ada pernyataan resmi kenapa SPPG di Pulau Penyengat belum merealisasikan program MBG tersebut. ( Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *