Akhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat Membawa Angin Segar Melindungi Kebebasan Pers Serta Meningkatkan Kesejahteraan Wartawan


JAKARTA, GURINDAM.TV — Akhmad Munir, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, telah resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk periode 2025–2030. Pemilihan ini berlangsung dalam Kongres PWI 2025 yang diselenggarakan di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Sabtu.

Dalam pemilihan yang ketat tersebut, Munir berhasil mengungguli pesaingnya, Hendry Ch. Bangun, dengan perolehan 52 suara berbanding 35 suara. Kemenangan ini menandai babak baru bagi organisasi profesi pers tertua di Indonesia tersebut, di bawah kepemimpinan yang bertekad membawa perubahan signifikan.

Setelah resmi terpilih, Akhmad Munir langsung menegaskan komitmennya untuk mensolidkan PWI agar menjadi organisasi yang lebih profesional dan modern. Ia berjanji akan memperkuat peran PWI dalam melindungi kebebasan pers sekaligus meningkatkan profesionalisme serta kesejahteraan para wartawan di seluruh Indonesia.

Visi PWI Modern Profesional di Bawah Kepemimpinan Baru
Akhmad Munir menekankan pentingnya menjadikan PWI sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas dan kebebasan pers di tanah air. Visi utamanya adalah membentuk PWI yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga relevan dengan dinamika perkembangan media dan teknologi informasi saat ini.

Komitmen untuk meningkatkan profesionalisme wartawan menjadi salah satu pilar utama kepemimpinannya. Ini mencakup program-program peningkatan kapasitas, pelatihan berkelanjutan, dan upaya untuk memastikan wartawan bekerja sesuai standar etika jurnalistik yang tinggi. Kesejahteraan wartawan juga akan menjadi perhatian serius, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.

Munir juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dewan Pers dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) atas dukungan penuh yang diberikan selama jalannya kongres. Kehadiran perwakilan dari kedua lembaga tersebut dianggap sebagai dorongan moral yang kuat bagi PWI, menegaskan kembali tanggung jawab besar pers bagi kemajuan bangsa.

Sinergi Lintas Lembaga dan Penjagaan Kode Etik Jurnalistik

Selain pemilihan Ketua Umum, Kongres PWI 2025 juga kembali mempercayakan Atal S. Depari untuk memimpin Dewan Kehormatan PWI, setelah meraih 44 suara. Atal Depari, bersama Akhmad Munir, sepakat bahwa kolaborasi erat antara organisasi pers, Dewan Pers, dan pemerintah adalah kunci utama untuk menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Atal Depari menegaskan peran Dewan Kehormatan sebagai benteng moral organisasi. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap wartawan tetap bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik dan prinsip-prinsip demokrasi. Hal ini krusial untuk menjaga marwah profesi wartawan dan kepercayaan publik terhadap media.

Suasana hangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan Kongres PWI 2025, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi Aleyda Yahya, serta Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat. Kehadiran mereka memperkuat semangat PWI sebagai organisasi pers tertua dan paling berpengaruh di Indonesia.

Dengan kepemimpinan baru ini, PWI diharapkan dapat semakin memperkuat perannya sebagai wadah profesional bagi wartawan. Organisasi ini juga diproyeksikan menjadi pilar penting dalam menjaga dan mengembangkan demokrasi di Indonesia, melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. (Antara)

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *