Diduga ada Aroma Perdin Fiktif, Sejumlah Anggota DPRD Tanjungpinang di Periksa Polda Kepri


TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV — Diduga ada aroma korupsi di DPRD Tanjunjpinang Kepulauan Riau, sejumlah pimpinan dan anggota DPRD dan Pejabat Sekretariat DPRD Tanjungpinang diperiksa penyidik Polda Kepri belum lama ini.

Informasinya Tim Tipikor Polda Kepri tengah menelusuri dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di lingkungan DPRD Kota Tanjungpinang.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Gokma Uliate Sitompul, membenarkan pihaknya telah melakukan permintaan keterangan terhadap tujuh orang dari di DPRD Tanjung Pinang. Mereka dilakukan Pemanggilan menindaklanjuti aduan yang diterima penyidik beberapa waktu lalu.

“Kami baru tahap klarifikasi, belum penyidikan. Ini masih berdasarkan aduan masyarakat yang masuk ke kami,” ujar AKBP Gokma dikutip dari Batampos.

Kasus dugaan korupsi ini penyidik masih mendalami keterangan para pihak yang sudah dipanggil. Menurut dia, setiap keterangan yang diberikan akan dipelajari secara cermat sebelum langkah hukum berikutnya ditentukan. “Masih kami pelajari semua informasi yang disampaikan. Semua masih tahap awal,” ucapnya.

Sejumlah anggota dewan yang sudah dimintai klarifikasi, Gokma memilih tidak membeberkan identitas mereka. Ia menegaskan proses itu masih klarifikasi. “Ini masih klarifikasi,” tegasnya lagi.

Informasi yang dihimpun, dugaan penyelewengan anggaran DPRD Tanjungpinang mencuat dari laporan yang menuding adanya perjalanan dinas yang tidak pernah dilakukan, rapat yang tidak berlangsung, hingga kegiatan reses yang diduga fiktif. Dokumen-dokumen terkait kegiatan ini kini menjadi sorotan penyidik.

Sejumlah pejabat di Sekretariat DPRD Tanjungpinang juga telah hadir memenuhi permintaan klarifikasi sebelumnya. Mereka diminta menjelaskan mekanisme pengelolaan anggaran program “Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi DPRD”, termasuk proses pencairan hingga pertanggungjawaban kegiatan.

Dalam pemeriksaan awal, penyidik disebut menemukan adanya dokumen yang baru diserahkan pihak terperiksa pada saat diminta klarifikasi. Temuan ini membuat penyidik memperluas pendalaman terkait administrasi pengelolaan anggaran di internal sekretariat dewan.

Direktur Krimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester, belum memberikan keterangan resminya mengenai dugaan korupsi tersebut hingga berita ini dipublikasikan.

Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang lari terbirit-birit

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang, Muhammad Amin lari terbirit-birit sambil menenteng handphone saat bertemu sejumlah awak media di kantor DPRD Tanjungpinang, Jalan Daeng, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (18/11/2025) siang.

Amin langsung naik mobil dan tancap gas dengan sang sopir dari kantor DPRD Tanjungpinang. meskipun, mobil tersebut sempat terkunci dan dia panik saat mau masuk dalam mobil.

Kasus lucu ini membuat membuat kejadian yang tak biasanya terjadi. Padahal, awak media ingin mengkonfirmasinya paska sepulang dari ruangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri. ( Batampos/ Tribunbatam )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *