Ketua MPR RI Ahmad Muzani Dianugerahi Gelar Adat Melayu “Datok Seri Diwangsa Wira Perdana” oleh LAM Kepulauan Riau


TANJUNGPINANG, GURINDAM.TV — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menerima penganugerahan gelar adat Melayu Kepulauan Riau “Datok Seri Diwangsa Wira Perdana” dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau di Gedung LAM Kepri, Jumat (14/11/2025).

Gelar Datok Seri Diwangsa Wira Perdana yang disematkan ini menunjuk kepada pemimpin yang mulia, bangsawan, utama, dan gagah berani.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas penganugerahan gelar kebesaran adat Melayu tersebut. Ia berterima kasih kepada LAM, Gubernur, dan masyarakat Kepri yang telah memberikan kepercayaan itu.

“Dengan dianugerahkan gelar Datok Seri Diwangsa Wira Perdana, maka dengan ini saya berikrar akan menjaga kemuliaan gelar kebesaran adat Melayu,” ujarnya.

Muzani menegaskan gelar adat ini menjadi kehormatan sekaligus amanah. “Gelar ini bukan hanya atribut, tetapi tanggung jawab moral dan kultural yang harus dijunjung tinggi,” tambahnya.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan Kepri merupakan provinsi ke-32 di Indonesia dengan moto Berpancang Amanah Bersauh Marwah, identitas budaya masyarakat Melayu. Ia menyebut wilayah yang dikenal sebagai negeri segantang lada itu menjadi rumah bagi berbagai suku bangsa yang telah berasimilasi di tanah Melayu.

“Budaya Melayu adalah salah satu akar utama kebudayaan Indonesia. Bahasa Melayu diakui sebagai cikal bakal lahirnya bahasa Indonesia,” ujarnya.

Ansar menuturkan nilai-nilai Melayu terus memberi peran dalam perkembangan sosial, ekonomi, dan politik saat ini. Penganugerahan gelar kepada tokoh nasional ini menjadi bentuk penghargaan atas pengabdiannya dalam menjalankan amanah rakyat serta memastikan konstitusi berjalan dengan baik.

“Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kepri mengaturkan tahniah kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani sebagai Datok Seri Diwangsa Wira Perdana,” tuturnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan SK LAM Kepri Nomor 6/LAM-Kepri/VIII/2025, penyampaian warkah, pemasangan tanda kebesaran adat, serta prosesi tepuk tepung tawar. Prosesi dipimpin Ketua LAM Kepri bersama zuriat Melayu Riau–Lingga, Raja Ariza.

Acara turut dihadiri wali kota dan bupati se-Kepri, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta tokoh masyarakat Kepri–Riau.( Pit )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *