JAKARTA, GURINDAM.TV — Polemik menteri kerap ‘melapor’ ke Seskab Teddy – ‘Masa menteri melapor kepada pejabat eselon II, kenapa enggak langsung ke presiden?’
Posisi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang kerap menerima “laporan” dari sejumlah menteri “tidak tepat dari segi kepantasan” dan “tidak layak secara administrasi pemerintahan”, menurut pengamat birokrasi dan administrasi negara dari Universitas Indonesia, Dian Puji Simatupang.
Sebab, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 148 Tahun 2024 tentang Kementerian Sekretariat Negara, posisi Sekretaris Kabinet—yang kini masuk ke dalam struktur organisasi Kementerian Sekretariat Negara—setara dengan pejabat Eselon II dan tidak semestinya memengaruhi manajemen presiden dan kabinet, Dian menambahkan.
Sebelumnya, media sosial riuh oleh video yang diunggah Kementerian Sosial berdurasi 37 detik berjudul “Seskab Terima Laporan Perkembangan Sekolah Rakyat”.
Seskab Teddy dan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, disebut membahas pembukaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Juli 2026 dan rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di ibukota Jakarta melalui sepuluh Sekolah Rakyat.
Dikutip dari BBC News Indonesia sudah berupaya menghubungi Menteri Saifullah Yusuf dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari. Tapi hingga artikel ini diterbitkan tidak ada tanggapan.
Siapa saja menteri yang ‘melapor’ kepada Teddy?
Siapa Teddy Indra Wijaya dan apa posisinya? Apa saja tugas Seskab?
Mengapa tindakan Teddy dianggap kelewat batas? Apa dampak dari kerancuan posisi Teddy? ( BBC News Indonesia/Red)


No comment