BATAM,GURINDAM.TV – AirFish Voyager, sebuah wahana WiGE (Wing in Ground Effect) yang terbang meluncur di atas permukaan air, akan mulai mengangkut penumpang rute Singapura mulai paruh kedua tahun 2026 ini.
Informasi ini diungkapkan oleh perusahaan ST Engineering pada hari pertama gelaran Singapore Airshow 2026,pada tanggal 3 Febuari 2026.
Saat ini telah dibentuk ST Engineering AirX, sebuah usaha patungan antara ST Engineering dengan Peluca, perusahaan rintisan berbasis di Singapura.
ST Engineering AirX akan menjalin kemitraan strategis dengan operator feri BatamFast yang juga berbasis di Singapura.
Maskapai baru ini akan menyewa dan mengoperasikan AirFish Voyager untuk melayani rute dari Terminal Feri Tanah Merah di Singapura ke Batam, Kepulauan Riau, Indonesia.
Wahana AirFish Voyager hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk mencapai Batam dari Singapura, jauh lebih cepat dibanding 45 menit untuk perjalanan biasa menggunakan feri.
Ditambah pula bahwa ST Engeneering Airx dan Batamfash akan menjajaki peluang untuk berekspansi ke destinasi baru di seluruh asia tenggara .
Diungkapkan tarif penerbangan mengunakan wahana WIGE ini lebih tinggi dari pada tarif feri yang ada saat ini.
Hal ini disebabkan oleh biaya operasional yang lebih tinggi karena kapasitas angkut penumpangnya sedikit, yaitu delapan orang saja, dibandingkan dengan 200 hingga 300 penumpang pada feri reguler.
Layanan penerbangan Singapura-Batam ini akan menargetkan pengunjung resor serta pelancong bisnis yang menuju kawasan industri di Batam.(*/Pit)


No comment