Teknologi Militer Israel Berhasil dibobol Hacker, Data Rahasianya di Obok-obok


JAKARTA, GURINDAM.TV — Data rahasia Israel kembali berhasil diobok-obok oleh hacker. Tidak tanggung-tanggung kali ini, hacker sukses membongkar rahasia teknologi militer Israel.

Keberhasilan hacker dalam membobol data rahasia Israel ini sontak mendapat atensi luar biasa dari publik. Apalagi, Israel kini tengah berkonflik bukan hanya dengan Palestina saja namun juga dengan Iran.

Lantas bagaimana isi data rahasia teknologi militer Israel yang berhasil dibobol hacker? Melansir dari Tasnim News Agency, Jumat (27/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

Serangan Hacker Sukses Obok-Obok Israel

Front Dukungan Siber berhasil mengobok-obok Israel. Para hacker ini bahkan telah meliris dokumen rahasia yang berisikan dua produk militer utama Israel menyusul serangan siber yang ditargetkan.

Dokumen ini dijelaskan diperoleh setelah Cyber ​​​​Support Front (Front Dukungan Siber) menyusup ke infrastruktur industri CR Casting/EXACT. Penyusupan ini kemudian menyebabkan pelanggaran data skala penuh.

Operasi siber yang dilakukan ini sebenarnya merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk membongkar kompleks industri-militer rezim Israel.

Rahasia Teknologi Militer Israel Terbongkar

Dalam dokumen rahasia tersebut, produk militer canggih Israel yang pertama adalah HattoriX. Ini merupakan sistem pengintaian dan akuisisi target berbasis darat untuk serangan presisi jarak jauh.

Kemudian, tertulis juga produk militer canggih Israel yang kedua adalah SPIKE-LR2. Ini merupakan sistem rudal berpemandu presisi multi-platform generasi kelima yang dirancang untuk skenario pertempuran modern.

Kedua produk atau sistem itu dikembangkan oleh CR Casting/EXACT, sebuah perusahaan industri militer di Palestina yang diduduki, berdasarkan kontrak dari Rafael dan Elbit Systems.

Menurut analis keamanan-militer regional, sistem tersebut baru-baru ini dikerahkan dalam serangan Israel ke Gaza, Lebanon dan bahkan wilayah Iran.

Lumpuhkan Kontraktor Militer Utama Israel

Ini bukan lah kali pertama kelompok siber pro-perlawanan mengobok-obok Israel. Sebelumnya, kelompok peretas CyberIsnaadFront mengumumkan bahwa mereka telah berhasil melakukan operasi siber terhadap BenSimon Aluminium Industries.

Menurut para hacker, serangan tersebut mematikan semua sistem operasional di dalam fasilitas dan mengekstraksi data sensitif. Kemudian mereka menghancurkan data asli untuk mencegah pemulihan.

BenSimon Aluminium Industries sendiri merupakan sebuah perusahaan yang dikontrak langsung oleh militer Israel, kementerian perang, dan lembaga rezim lainnya.

Lebih lanjut dijelaskan, CyberIsnaadFront mengidentifikasi BenSimon sebagai pemain kunci dalam desain dan konstruksi infrastruktur keamanan tinggi. Termasuk terowongan militer bawah tanah, fasilitas untuk kementerian perang, dan instalasi yang terkait dengan Unit 8200 (divisi intelijen siber rezim Zionis).

Dalam pernyataannya, CyberIsnaadFront mengonfirmasi bahwa semua intelijen yang diambil telah ditransfer ke unit rudal dalam poros perlawanan untuk penggunaan operasional lebih lanjut.

Pelanggaran terbaru ini menyusul kampanye yang lebih luas oleh kelompok tersebut yang menargetkan simpul-simpul penting jaringan industri-militer Israel.

Akan Lebih Banyak Gelombang Serangan Siber

Pelanggaran tersebut juga menyusul serangan sebelumnya terhadap Rafael, yang menyebabkan kegagalan fungsional dalam sistem militer aktif.

Pada fase awal operasi sibernya, CyberIsnaadFront telah menyusup ke RAFAEL, salah satu produsen senjata terbesar Israel, yang menyebabkan kegagalan teknis dalam sistem yang mengandalkan komponen dari CR Casting/EXACT.

Malfungsi dilaporkan diamati dalam beberapa sistem militer yang dikerahkan, yang menyebabkan kemunduran operasional bagi angkatan bersenjata rezim tersebut

Analis pun memperingatkan bahwa akan lebih banyak gelombang serangan siber akan segera terjadi karena kerentanan dalam jaringan pasokan rezim terus muncul. (Med/ Red )

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *