ANAMBAS, GURINDAM.TV — Seorang Guru SD 004 Desa Genting, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas ditemukan meninggal dunia disebuah kebun, Minggu ( 28/9/2025).
Korban bernama Hendra Basuki Rahmat (43), seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja sebagai guru di SD 004 Desa Genting.kondisi korban ditemukan dalam kondisi tergeletak telentang mengenakan baju warna merah dan celana panjang kain hitam, sekitar 100 meter dari jalan raya.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan korban berangkat ke kebun pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Ia berjanji akan pulang pada siang hari.
“Namun hingga sore menjelang malam korban tak kunjung kembali ke rumah. Istri korban yang merasa khawatir kemudian meminta bantuan tetangga untuk melakukan pencarian,” kata Kapolres, Minggu (28/9) malam dikutip dari Batampos.
Pencarian dilakukan warga dengan menyisir area kebun. Sekitar pukul 19.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Mendapat laporan warga, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di rumah sakit, tim medis melakukan visum luar terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Hendra.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit sesak napas yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban.
“Namun, untuk memastikan penyebab kematian, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD Tarempa,” tegas Kapolres.
Penemuan mayat ini membuat warga sekitar kaget sekaligus berduka.
Beberapa warga yang mengenal korban menyebut Hendra adalah sosok guru yang ramah dan dikenal baik di lingkungan tempat tinggalnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi dan penyebab pasti kematian korban. Sementara jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (*)


No comment